Beras SPHP Bermasalah Bisa Ditukar di Posko Bulog
- 04 Apr 2026 17:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, mengimbau ke masyarakat jika menemukan kondisi beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang terjual tidak sesuai dengan standar, berlaku maka bisa segera dilaporkan ke posko penjualan yang memang telah disiapkan untuk menerima laporan masyarakat ini. Hal ini diungkapkan, Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Fahrurozi.
Menurutnya, untuk penyimpanan beras SPHP ini memang ada yang tersimpan di gudang waktunya tiga bulan, lima bulan , enam bulan memang ketika lama tersimpan maka tentu kadar air dari beras tersebut berkurang. Memang biasanya , masyarakat itu menginginkan beras yang masih baru.
"Beras yang biasanya tersimpan di gudang -gudang Bulog itu, kemungkinan ada yang tersimpan 3 bulan , 5 bulan dan 6 bulan tentu kadar airnya kadang-kadang , boleh dikatakan lebih rendah maka SPHP itu biasanya cara masaknya perlu airnya lebih banyak dibandingkan beras biasa, karena sudah melampaui penyimpanan lebih lama dibandingkan beras biasa," kata Fahrurozi, Sabtu 4 April 2026
Lebih jauh, ia mengaku jika setiap hari pihaknya mengelola beras SPHP 200 ton penyaluran, katakanlah kemudian ada yang tidak sesuai, entah itu berkutu, kemudian terbuka, ini boleh diadukan ke posko penjualan. “Jika menemukan beras SPHP yang tidak sesuai entah berkutu atau terbuka bisa diadukan ke posko penjualan untuk kemudian ditukar agar diganti,” jelas Fahrurozi.
| Baca juga: Satgas Pangan Bulukumba Pantau Harga Pasar |
Namun, Fahrurozi mengungkan biasanya sebelum dikeluarkan ke pasaran biasanya akan dilakukan quality control oleh timnya di Gudang untuk memastikan kualitas dari beras tersebut, jadi semua melalui pemeriksaan . “Sebelum kami distribusikan biasanya, semua akan dipastikan sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang ditetapkan misalnya , berasnya tidak berhama, kemudian masalah kualitas bagus dan layak konsumsi,” paparnya
Walaupun telah melalui quality control , diakui oleh Fahrurozi pasti ada saja kejadian di lapangan , “Namanya manusia, dan berapa banyak Gudang kami harus layani, kami tidak pungkiri kejadian tetap ada maka ketika sudah sampai dan ternyata lolos di masyarakat , maka bagi yang menerima ketika dalam kondisi tidaks sesuai, maka bsa dilakukan penukaran, ditempat pembelinya , biasanya toko tersebut akan melakukan return dan mengembalikannya ke kami,”ucapnya.
Fahrurozi menyatakan langkah ini diambil tentunya menyikapi jika kemudian ada keluhan terhadap kualitas dari beras-beras SPHP yang dijual oleh Bulog tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....