Bulog Makassar Gelar Operasi Pasar dan Resmikan Kios
- 17 Apr 2026 09:29 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Makassar - Perum Bulog Cabang Makassar menggelar operasi pasar sekaligus meresmikan Kios Bulog di Pasar Pa Baeng-Baeng, Makassar, Jumat, 17 April 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi strategi Bulog dalam memperluas jaringan distribusi kebutuhan pokok, terutama minyak goreng Minyakita, beras SPHP, serta sejumlah komoditas lainnya dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Peresmian kios ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau tanpa harus khawatir terhadap lonjakan harga di pasaran. Salah satu pemilik Kios Dg Tiro di Pasar Pa Baeng-Baeng, Febi, yang kini menjadi mitra binaan Bulog, mengaku kerja sama tersebut bermula saat pihak Bulog menawarkan kemitraan penyaluran Minyakita.
Menurut Febi, kepercayaan sebagai mitra diberikan karena pihaknya konsisten mematuhi aturan penjualan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. “Kami tetap menjual sesuai aturan yang ditetapkan Bulog, yakni Rp15.700 per liter dengan pembelian maksimal dua liter per orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Minyakita di kiosnya sangat membantu masyarakat, khususnya di tengah kenaikan harga minyak goreng premium di pasaran. “Masyarakat merasa terbantu karena harga Minyakita lebih terjangkau dan sesuai ketentuan pemerintah,” katanya.
Terkait isu kelangkaan Minyakita, Febi menilai kondisi tersebut lebih disebabkan keterlambatan distribusi atau pasokan dari produsen, bukan karena stok benar-benar kosong di tingkat pedagang. Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Bulog Makassar, Arfendi Iskandar Putra, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Minyakita di wilayah Makassar dan sekitarnya. “Insya Allah harga tetap terjaga dan terkendali di angka maksimal Rp15.700 per liter,” tegas Arfendi.
Ia menjelaskan, dalam setiap pelaksanaan operasi pasar, Bulog menyiapkan minimal 100 dus atau sekitar 1.200 liter Minyakita untuk setiap pasar. Selain minyak goreng, Bulog juga terus menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng dua liter kepada masyarakat sesuai penugasan pemerintah.
Arfendi mengingatkan para pedagang agar tidak menjual Minyakita di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, Bulog akan berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk memberikan sanksi tegas, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....