Polisi Terima Laporan Siswa Keracunan MBG di Narmada

  • 24 Sep 2025 16:07 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Polresta Mataram mengusut laporan adanya keracunan usai memakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua SD di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim tengah menyelidiki kasus ini.

Kepala Unit Tipidter, Ipda Imamul Ahyar menjelaskan, telah memeriksa sejumlah pihak untuk mencari titik terang kasus ini. Diduga terdapat enam orang siswa yang mengalami keracunan pascamakan MBG.

“Di SD 1 Nyiur Lembang ada 3 siswa, sementara SDN 1 Selat 3 siswa,” kata Imam saat diwawancarai di ruangannya, Rabu (24/9/2025).

Imam menceritakan, salah satu kepala sekolah tersebut mendatangi Polresta Mataram pada Rabu (17/9/2025), untuk melaporkan peristiwa keracunan yang terjadi pada 3 September 2025. Dari laporan tersebut, Imam dan tim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, memang ditemukan sejumlah siswa yang keracunan di kedua sekolah tersebut. Gejala yang muncul mulai dari mual hingga sakit perut.

Polisi juga telah memeriksa ahli gizi dan mengajukan permohonan uji laboratorium ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram. Namun, hasil uji tersebut hingga kini belum keluar.

“Selain itu dari pihak dapur penyedia MBG, serta penyedia lahan sudah kami periksa,” ujar Imam.

Pihak penyedia MBG maupun penyedia lahan, lanjut Imam, mengaku telah menjalankan proses memasak sesuai standar. Mereka juga mengaku menggunakan bahan makanan yang masih layak.

Akan tetapi, kepastian mengenai kelayakan menu yang disajikan tetap harus menunggu keterangan ahli dari BBPOM di Mataram. Keterangan tersebut bakal menentukan apakah menu MBG yang disajikan menjadi pemicu keracunan di dua sekolah tersebut.

Selanjutnya, polisi bakal memeriksa ulang saksi-saksi di TKP. Keenam siswa yang menjadi korban keracunan juga masuk dalam agenda pemeriksaan.

“Sembari menunggu hasil uji Laboratorium di BPOM. Nanti kami jadwalkan,” terang imam.

Dari pemberitaan sebelumnya, sebanyak 17 siswa di SD N 1 Selat, Kecamatan Narmada, mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Rabu (3/9/2025). Mayoritas siswa merasa mual dan sakit perut setelah memakan bakso dan sayur-sayuran MBG.

Beruntung, kala itu keracunan yang dialami tidak sampai berakibat fatal. Anak-anak yang mengalami keracunan hanya memerlukan perawatan ringan tanpa ada tindakan medis berarti.

Meskipun demikian, kasus ini masih terus didalami oleh Polresta Mataram. Jika memang terbukti ada kelalaian di lapangan, maka aparat tidak segan-segan menindak tegas.

“Tapi kalau memang tidak ditemukan tindak pidana, maka akan kami tutup (kasusnya),” pungkas Imam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....