Ratusan Satlinmas Kota Madiun Dilatih Padamkan Kebakaran
- 12 Agt 2026 11:01 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun – Sekitar 300 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kota Madiun mendapat pelatihan penanganan kebakaran dan kondisi darurat. Pelatihan digelar Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun di halaman Gedung Olahraga (GOR) kawasan Stadion Wilis.
Dalam pelatihan tersebut, para anggota Satlinmas dibekali berbagai materi penanganan kondisi darurat. Di antaranya simulasi pemadaman kebakaran rumah, penanganan api akibat kebocoran tabung gas, minyak, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga teknik penanganan animal rescue.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat. Satlinmas dinilai memiliki peran penting sebagai pihak yang dapat melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
"Ini kan tanggap darurat. Kalau beberapa kali kita melatih secara internal, hari ini saya menginstruksikan Satpol Damkar untuk melatih masyarakat, dalam hal ini Satlinmas," ujarnya.
Menurut Bagus, pelatihan tersebut penting mengingat dalam beberapa bulan terakhir terjadi sejumlah kejadian darurat, termasuk kebakaran dan kemunculan hewan berbahaya di lingkungan masyarakat.
"Setidaknya Satlinmas membantu di awal sambil menunggu kedatangan rekan-rekan dari Satpol Damkar," katanya.
Selain penanganan awal, Satlinmas juga diharapkan mampu melakukan mitigasi dan melokalisasi wilayah ketika terjadi insiden. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai penggunaan peralatan pemadam yang tersedia di lokasi.
Bagus menambahkan, pelatihan tidak akan berhenti pada kegiatan tersebut. Pemkot Madiun berencana menggelar pelatihan serupa di tingkat kecamatan agar kemampuan anggota Satlinmas semakin terasah.
"Nanti akan diulang di kecamatan-kecamatan untuk mengingatkan lagi bagaimana cara penggunaan alat dan bagaimana apabila terjadi kondisi tertentu Satlinmas ini bergerak," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Agus Purwo Widagdo menyebut angka kejadian kebakaran di Kota Madiun masih cukup tinggi. Sejak Januari hingga Agustus 2026, tercatat sekitar 60 kejadian kebakaran.
"Untuk Juli sampai Agustus ini ada sekitar 18 kejadian kebakaran, baik di rumah atau permukiman maupun kebakaran lahan," ungkap Agus.
Karena itu, pihaknya terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan serta penanganan kebakaran.
"Keberhasilan kita itu kan tidak banyaknya kebakaran. Semakin sedikit kebakaran, itu indikator kinerja kita," tegasnya.
Agus mengatakan, sekitar 300 Satlinmas yang mendapatkan pelatihan tersebut, diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi kebakaran berskala kecil. Setelah pelatihan tersebut, pihaknya akan melanjutkan kegiatan serupa di tiga kecamatan.
"Harapannya seluruh Linmas mempunyai pengetahuan pemadaman kebakaran. Ini sebagai langkah awal terkait pencegahan atau pemadaman kebakaran skala kecil," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....