Musda III Sepakati Danang Subeqi Pimpin KAHMI Madiun, Visi Kontribusi untuk Daerah

  • 16 Sep 2026 03:41 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Madiun baru saja usai menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III yang berlangsung di Rumah Makan Lombok Ijo, Jalan Kalimantan, Kota Madiun, Minggu (13/9/2026).

‎Musda menghasilkan lima presidium untuk periode 2026–2031 dimana drg. Danang Subeqi terpilih sebagai koordinator presidium.

⁠⁠⁠⁠⁠Selain Danang sebagai koordinator, presidium terpilih terdiri atas Hayyik Ali Muntaha M, Habib Musthofa, Fatkhurrahman, dan Didik Mujianto.

‎Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Madiun periode 2026-2031 menyiapkan program berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi anggotanya di berbagai bidang profesi. Kontribusi untuk pembangunan daerah menjadi salah satu fokus kepengurusan yang baru terbentuk.

‎Koordinator Presidium MD KAHMI Madiun, drg. Danang Subeqi, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah menginventarisasi anggota KAHMI di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun. Pendataan ini diperlukan untuk memetakan potensi anggota sekaligus menyesuaikan program kerja dengan bidang keahlian masing-masing.

‎“Yang pertama kami menginginkan adalah inventarisasi teman-teman kami di Kota dan Kabupaten Madiun. Inventarisasi ini berkesinambungan dengan program apa yang akan kita sesuaikan,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

‎Danang menjelaskan, KAHMI memiliki anggota dari beragam latar belakang profesi yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pengembangan daerah. Di bidang kesehatan, misalnya, pihaknya akan mendorong terobosan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎Sementara anggota yang berprofesi sebagai pendidik diharapkan dapat berkontribusi dalam mempersiapkan generasi mendatang. Potensi anggota dari bidang profesi lainnya juga akan dipetakan untuk mendukung pengembangan program organisasi.

‎“Memang kita sudah ada beberapa rancangan kegiatan. Pasti seperti saya di bidang kesehatan, kami akan melakukan lebih banyak terobosan-terobosan yang membantu di bidang kesehatan. Teman-teman yang sebagai pendidik, kami juga ingin mempersiapkan generasi-generasi ke depan ini semakin lebih baik,” katanya.

‎Alumnus Universitas Airlangga itu menargetkan, dalam lima tahun kepengurusan, KAHMI Madiun dapat menghasilkan program yang berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, KAHMI akan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, baik Kota maupun Kabupaten Madiun.

‎Menurut Danang, kerja sama tersebut diperlukan agar keberadaan KAHMI dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat. Di sisi lain, KAHMI tetap akan menyampaikan informasi mengenai hal-hal yang dinilai perlu menjadi perhatian.

‎“Kita ingin Madiun ini semakin berkembang dan semakin baik. Kami akan bermitra dengan semua baik Kota maupun Kabupaten. Tapi kita juga tidak lelah untuk menginformasikan hal-hal yang kurang pas,” ujarnya.

‎Target Inventarisasi Hampir 300 Anggota

‎Danang yang keseharian berdinas di RSUD dr. Soedono Madiun itu mengatakan, jumlah anggota yang tercatat dalam grup WhatsApp KAHMI Madiun saat ini mencapai lebih dari 100 orang. Namun, jumlah tersebut diperkirakan belum mencakup seluruh anggota yang ada.

‎Ia menilai pendataan perlu diperjelas, mengingat dalam beberapa tahun terakhir kegiatan dan program organisasi belum berjalan secara optimal. Melalui inventarisasi, KAHMI berharap dapat memperkuat komunikasi antaranggota sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam program organisasi.

‎“Kami ingin memperjelas, bahasa mudahnya membranding KAHMI ini lebih baik. Teman-teman akan lebih mengenal KAHMI, sehingga kami berharap mungkin hampir 300 orang bisa ada di KAHMI Madiun,” katanya.

‎Tetap Berkontribusi Meski Kepengurusan Sempat Vakum

‎Sebelumnya, MD KAHMI Madiun mengalami kevakuman kepengurusan sejak 2023. Danang mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi berbagai dinamika organisasi.

‎Meski demikian, ia menegaskan kevakuman kepengurusan tidak berarti anggota KAHMI berhenti memberikan kontribusi. Aktivitas dan sumbangsih tetap berjalan, meskipun belum optimal.

‎“Bukan berarti dalam kevakuman itu kita tidak bersumbangsih. Kita tetap bersumbangsih, tapi dengan beberapa keterbatasan. Optimalisasi teman-teman di KAHMI, baik secara profesional ataupun dalam semua sektor, memang belum sangat optimal,” ujarnya.

‎Terkait pelantikan, Danang mengatakan pihaknya menargetkan kegiatan tersebut digelar paling cepat satu bulan setelah Musda.

‎"Saat ini, pengurus masih menyiapkan administrasi hasil musda, paling cepat pelantikan bulan depan (red: Oktober 2026," tandasnya.

‎‎Ia juga membuka peluang menghadirkan senior KAHMI dari tingkat wilayah maupun nasional dalam agenda pelantikan. Namun, rencana tersebut masih menunggu komunikasi dan kepastian lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....