Zakat Demi Keadilan, BAZNAS Kota Madiun Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial
- 03 Jun 2026 19:28 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Zakat memiliki peran penting dalam mewujudkan keadilan sosial di tengah masyarakat. Selain sebagai kewajiban ibadah bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, zakat juga menjadi instrumen untuk mempererat hubungan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi antarsesama.
Hal tersebut disampaikan oleh Drs. KH. M. Iskandar, M.Pd.I, Ketua BAZNAS Kota Madiun, saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Cerdas PRO 1 RRI Madiun, Rabu 3 Juni 2026.
Menurutnya, manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu, Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga mengajarkan pentingnya membangun kehidupan sosial yang harmonis melalui berbagai bentuk kepedulian, salah satunya zakat.
“Dalam hal berzakat, orang yang kaya dianjurkan mengeluarkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada mustahik. Zakat dapat mewujudkan nilai keadilan sosial. Mengurangi kesenjangan sosial demi keadilan, maka jangan lupa untuk menunaikan zakatnya. Apabila belum mencapai nisab, tentu sangat dianjurkan mengeluarkan infak dan sedekahnya,” ujar KH. Iskandar.
KH. Iskandar menjelaskan bahwa Islam mengakui hak-hak individu sekaligus hak-hak sosial. Karena itu, membangun kebaikan bersama di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mewujudkan insan kamil atau manusia yang sempurna, yaitu pribadi yang tidak hanya saleh secara individual, tetapi juga saleh secara sosial.
KH. Iskandar menambahkan, apabila zakat tidak ditunaikan, maka potensi kesenjangan sosial akan semakin besar. Sebaliknya, semangat berbagi yang dilandasi rasa cinta kepada sesama hamba Allah akan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menciptakan kehidupan yang lebih seimbang.
KH. Iskandar juga berharap para mustahik, khususnya fakir miskin, dapat membalas kebaikan para muzakki dengan doa-doa terbaik. Menurutnya, sistem Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam Islam dirancang untuk menciptakan keseimbangan sosial demi terwujudnya keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Sunaryo, staf BAZNAS Kota Madiun yang turut mendampingi KH. Iskandar dalam dialog tersebut, menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Madiun terus berinovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat.
Selain itu, BAZNAS Kota Madiun yang berkantor di Kantor BAZNAS Kota Madiun saat ini menjalankan lima program unggulan, yaitu:
Madiun Cerdas, yang fokus pada bidang pendidikan dan bekerja sama dengan toko-toko Muslim di Kota Madiun.
Madiun Taqwa, yang bergerak di bidang keagamaan melalui bantuan bagi mualaf, sarana ibadah, guru ngaji, marbot, juru makam, serta sertifikasi gedung TPQ, masjid, dan musala.
Madiun Peduli, yang memiliki tim aksi cepat tanggap darurat, bantuan rutin bagi lansia terlantar, bantuan anak yatim nonpanti, serta bantuan bagi gharimin dan ibnu sabil.
Madiun Makmur, yang berfokus pada zakat produktif melalui bantuan usaha bagi janda serta pemberdayaan UMKM berbasis masjid dan musala.
Madiun Sehat, yang memberikan bantuan penunjang kesehatan bagi kaum dhuafa dan penyandang disabilitas, termasuk bantuan alat bantu kesehatan.
Di akhir dialog, KH. Iskandar mengajak seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Madiun, untuk menunaikan zakat mal bagi yang telah memenuhi nisab, serta memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
“Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih adil, peduli, dan sejahtera. Inilah salah satu jalan menuju terwujudnya insan kamil,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....