Benarkah Air Kelapa Bisa Menurunkan Tekanan Darah?
- 18 Sep 2026 03:35 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun-Di tengah beragam cara menjaga kesehatan tubuh, air kelapa muda sejak lama dipercaya masyarakat Indonesia memiliki khasiat luar biasa, salah satunya dipercaya ampuh menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, benarkah anggapan itu didukung fakta ilmiah, atau hanya sekadar kepercayaan turun-temurun?
Air kelapa muda mengandung banyak mineral penting, terutama kalium, magnesium, dan kalsium, serta kadar natrium yang rendah. Menurut Dr. dr. Wiwik Setyawati, Sp.GK(K), Spesialis Gizi Klinik di Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo, kalium adalah zat utama yang berperan besar.
"Kalium bekerja membantu tubuh membuang kelebihan garam atau natrium melalui air seni. Selain itu, zat ini juga membantu melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan di dalamnya ikut menurun," jelasnya, sebagaimana dikutip RRI, Kamis (17/9/2026).
Selain kalium, kandungan magnesium juga membantu menjaga keseimbangan tekanan darah, sementara vitamin C berfungsi menjaga kelenturan pembuluh darah agar tidak kaku. Berbagai penelitian yang dilakukan di Indonesia memberikan hasil yang cukup meyakinkan.
Salah satunya dilakukan di wilayah Puskesmas Urug, Tasikmalaya. Dalam penelitian tersebut, sekelompok penderita hipertensi diberikan 250 mililiter air kelapa muda murni setiap pagi selama tiga hari berturut-turut.
Hasilnya, rata-rata tekanan darah atas turun dari 162,44 mmHg menjadi 141,89 mmHg, sedangkan tekanan darah bawah turun dari 94,89 mmHg menjadi 85,11 mmHg.
(Penelitian Puskesmas Urug Tasikmalaya – Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi, 2024). Meskipun hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan, para ahli mengingatkan agar tidak salah kaprah.
dr. Karina, ahli kesehatan masyarakat, menjelaskan bahwa penurunan yang terjadi berkisar antara tiga hingga empat persen saja. Angka ini cukup berarti sebagai pendukung kesehatan, namun tidak cukup kuat untuk menggantikan obat yang sudah diberikan dokter.
"Air kelapa muda berfungsi sebagai pelengkap atau penunjang kesehatan, bukan obat penyembuh utama. Penderita tekanan darah tinggi tetap harus mengikuti anjuran dokter, minum obat secara teratur, menjaga pola makan rendah garam, dan bergerak aktif. Jangan sampai berhenti minum obat hanya karena sudah rutin minum air kelapa," tegasnya.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar manfaatnya didapatkan dengan aman:
- Gunakan air kelapa muda murni, tanpa tambahan gula, sirup, susu, atau bahan pengawet apa pun.
- Konsumsi secukupnya, sekitar 200 hingga 300 mililiter saja per hari.
- Penderita gangguan fungsi ginjal berat harus berhati-hati, karena kandungan kalium yang tinggi bisa berisiko bagi kondisi mereka.
- Jangan jadikan satu-satunya cara pengobatan.
Menurutnya, air kelapa muda terbukti membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini didukung kandungan zat alaminya serta hasil berbagai penelitian ilmiah.
Namun perlu diingat, khasiatnya hanya sebagai penunjang kesehatan, bukan pengganti pengobatan medis. Mengelola tekanan darah tinggi tetap harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengawasan dokter, pola makan sehat, hingga gaya hidup yang baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....