Mengapa Sebaiknya Hindari Mengolah 4 Buah Ini Menjadi Jus demi Kesehatan?
- 20 Jul 2026 12:43 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun-Buah-buahan memang sumber vitamin, mineral, dan antioksidan terbaik bagi tubuh. Namun, banyak orang keliru menganggap meminumnya dalam bentuk jus sama sehatnya dengan memakannya langsung. Padahal, mengubah buah menjadi jus bisa menghilangkan kandungan berharga sekaligus meningkatkan risiko masalah kesehatan.
Dr. Dian Permatasari, M.Gizi, RD, Ahli Gizi Klinik, Pengurus Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Jawa Timur mengatakan, banyak orang mengira minum jus buah lebih sehat dan praktis daripada makan buah utuh—padahal itu mitos yang perlu diluruskan.
"Saat kita membuang ampas atau menyaring seratnya, kita justru membuang komponen paling berharga. Serat yang berfungsi memperlambat penyerapan gula alami. Tanpa serat, gula dari apel, pir, jeruk, mangga, atau alpukat akan langsung melonjak di darah, membebani kerja pankreas dan membuat Anda cepat lapar kembali," ujarnya, sebagaimana dikutip RRI, Senin (20/6/2026).
Ia juga menambahkan bahwa satu gelas jus jeruk butuh 4–5 buah. Artinya meminum gula dari 5 buah sekaligus tanpa rasa kenyang yang sebanding.
"Makanlah buah secara utuh—dengan kulitnya jika aman—agar anda mendapatkan paket lengkap vitamin, mineral, serat, dan rasa kenyang yang alami," katanya.
Berikut adalah 4 jenis buah yang sebaiknya tidak dijadikan jus, serta alasan medisnya:
1. Buah Apel dan Pir
Kedua buah ini memiliki serat kasar pada daging dan kulitnya yang berfungsi mengikat gula alami agar diserap perlahan oleh tubuh. Saat dijus, serat ini biasanya dibuang atau hancur, sehingga gula bebasnya langsung masuk ke darah dengan cepat dan memicu lonjakan gula darah.
2. Buah Jeruk, Jambu Biji, dan Anggur
Kulit dan daging buah ini mengandung serat pektin yang sangat tinggi yang berperan menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan pencernaan. Jika dijus, seratnya rusak, sementara kandungan gulanya justru terkonsentrasi berlipat ganda dibanding saat dimakan utuh.
3. Buah Pepaya dan Mangga
Kedua buah ini memiliki kadar gula alami yang sudah cukup tinggi. Jika dijadikan jus, seringkali orang menambahkan air, susu, atau gula tambahan yang membuat kalorinya melonjak drastis tanpa memberikan rasa kenyang yang lama.
4. Buah Alpukat
Berbeda dengan buah lain, alpukat kaya akan lemak sehat dan serat yang membuat kenyang berjam-jam. Jika dijadikan jus atau smoothie, teksturnya yang kental sering membuat orang ingin menambah gula, susu kental manis, atau sirup, sehingga menghilangkan manfaat aslinya dan berubah menjadi minuman tinggi kalori.
Saat buah dijus, proses penghancuran sel buah merusak serat pangan. Sehingga bisa mengakibatkan:
- Gula buah (fruktosa) diserap tubuh terlalu cepat → risiko diabetes tipe 2 naik
- Rasa kenyang hilang lebih cepat → Anda cenderung makan berlebihan setelahnya
- Kehilangan manfaat serat untuk melancarkan pencernaan dan menurunkan kolesterol
- Seringkali ditambah gula tambahan yang merugikan kesehatan
Jadi Saran terbaik: Makanlah buah secara utuh dengan kulitnya (setelah dicuci bersih) agar Anda mendapatkan semua nutrisi lengkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....