Makanan Sehari-hari yang Baik untuk Kesehatan Ginjal
- 21 Jul 2026 08:39 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun-Ginjal bekerja tanpa henti menyaring limbah, mengatur cairan, menyeimbangkan mineral, dan menghasilkan hormon penting bagi tubuh. Sayangnya, kebiasaan makan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh sering membebani kerja organ ini, hingga kasus gangguan ginjal kini makin banyak menyerang usia produktif.
dr. Decsa Medika Hertanto, Sp.PD, K-GH, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi, mengatakan; "Banyak orang keliru mengira menjaga ginjal butuh suplemen mahal. Padahal kuncinya sederhana: kurangi garam berlebih, perbanyak makanan alami seperti ikan berlemak, bawang putih, dan kembang kol yang membantu melindungi pembuluh darah serta tidak membebani kerja ginjal."
"Tekanan darah tinggi dan diabetes adalah penyebab utama kerusakan ginjal. Mengonsumsi makanan di atas rutin membantu mengontrol kedua faktor risiko tersebut. Ingat, mencegah jauh lebih mudah dan murah daripada harus menjalani cuci darah seumur hidup."
Jadi sebetulnya tidak perlu makanan mahal untuk menjaganya. Berikut adalah 3 jenis makanan yang mudah ditemukan di pasar tradisional, terjangkau, dan terbukti sangat ramah serta melindungi fungsi ginjal:
1. Ikan Berlemak Lokal (Salem, Tuna, Kembung, Sarden)
Kaya asam lemak Omega-3 yang tidak diproduksi tubuh sendiri. Omega-3 mengurangi peradangan pada pembuluh darah ginjal, menurunkan tekanan darah, serta mengurangi kadar lemak jahat yang membebani kerja penyaringan ginjal . Jenis ikan ini juga menjadi sumber protein berkualitas yang limbah sisanya lebih ringan dibanding daging merah.
Cara konsumsi: 2–3 kali seminggu, dikukus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak, hindari digoreng dalam minyak banyak.
2. Bawang Putih
Sering dianggap sekadar bumbu, bawang putih mengandung senyawa alisin yang berperan sebagai anti-radang dan antioksidan kuat. Bawang putih membantu menurunkan tekanan darah tinggi (musuh utama ginjal) dan menjadi pengganti rasa asin yang lebih sehat, sehingga Anda bisa mengurangi penggunaan garam yang berbahaya bagi ginjal .
| Baca juga: Apakah Bahaya jika Terlalu Banyak Sendawa? |
Cara konsumsi: 1–2 siung sehari, sebaiknya dikunyah mentah atau ditumis sebentar agar zat gizinya tidak rusak.
3. Kembang Kol
Sayuran ini sangat rendah kalium dan fosfor, namun kaya vitamin C, serat, serta senyawa sulforafan yang melindungi sel ginjal dari kerusakan radikal bebas. Kembang kol juga membantu mengubah zat beracun agar lebih mudah dibuang tubuh, meringankan beban kerja ginjal.
Cara konsumsi: Dikukus, direbus, atau dijadikan sup; hindari menambahkan keju atau garam berlebih.
Makanan di atas sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal orang sehat maupun berisiko. Namun jika Anda sudah didiagnosis penyakit ginjal kronis, konsultasikan porsi dan jenisnya dengan dokter, karena kebutuhan kalium dan fosfor mungkin perlu disesuaikan . Jangan lupa imbangi dengan minum air putih yang cukup dan kurangi makanan asin/awetan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....