Platform e-PLANTASIA dari Pemberkasan Digital ke Penggunaan Massal

  • 20 Agt 2025 10:44 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Tim Peneliti dan Pengembang Platform Digital Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) meluncurkan e-PLANTASIA.

Aplikasi ini menyajikan data berbagai tanaman yang lebih konkret berdasarkan hasil penelitian. Data yang terdapat dalam e-PLANTASIA lebih lengkap, mencakup deskripsi dan manfaat tanaman. Aplikasi ini berbasis web dan bisa dimanfaatkan secara gratis.

Menurut salah satu anggota tim, Hani Atun Mumtahana, M.Kom., platform ini bersifat berkembang secara penginputan data. Semua informasi yang ada di e-PLANTASIA merupakan data hasil penelitian, bukan kutipan dari sumber online atau data dari internet.

e-Plantasia adalah platform yang dirancang untuk memetakan dan mengidentifikasi sebaran tumbuhan secara digital. Gabungan teknologi informasi dan ilmu botani, e-Plantasia menyediakan informasi akurat tentang lokasi, klasifikasi ilmiah, serta deskripsi morfologis berbagai jenis tumbuhan yang ditemukan di alam.

"Data yang disajikan itu data by research, bukan data yang kami cari di google dan dimasukkan begitu saja. Kami study banding dari beberapa aplikasi serupa.

Salah satu kelebihan e-PLANTASIA adalah kami mencantumkan deskripsi yang lengkap dan manfaat tanaman yang dimaksud. Kalau di aplikasi lain hanya menyebutkan spesifikasi tanamannya saja", ungkap Hani.

Selain para peneliti dan akademisi, masyarakat umum juga dapat memanfaatkan aplikasi ini.

Ananda Sabrina, salah satu anggota tim pengembang e-PLANTASIA menjelaskan, dengan data lengkap yang tersaji, para petani bisa menentukan jenis tanaman apa yang cocok untuk ditanam di kebun mereka.

Sementara itu, para pengusaha olahan makanan, minuman atau jamu juga bisa mendapatkan informasi terkait bahan alami yang bisa mereka manfaatkan. Masyarakat akan mendapatkan informasi terkait tanaman yang potensial tumbuh di suatu daerah.

"Ketika orang mencari data tenang nangka, misalnya, di e-PLANTASIA akan muncul detail jenis-jenis nangka yang tumbuh di daerah pegunungan atau di dataran rendah. Termasuk kalau ingin tahu tanaman apa saja ya yang tumbuh di daerah tertentu, itu akan muncul datanya. Karena kan ada beberapa tanaman yang tidak bisa tumbuh di daerah tertentu", jelas Ananda.

Platform e-PLANTASIA ini awalnya dibuat sebagai bentuk digitalisasi pemberkasan dokumen hasil penelitian. Namun platform ini disempurnakan sehingga bisa dimanfaatkan oleh pihak luar akademisi.

Tidak hanya sebagai sistem pemberkasan digital, platform ini juga membantu mengidentifikasi tanaman dengan lebih detail. Dengan luasnya jangkauan pengguna yang bisa mendapatkan data dan informasi, platform ini menjadi referensi banyak kalangan. Hal inilah yang membuat e-PLANTASIA memenangkan dana hibah dari Kemdiktisaintek tahun 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....