Jauhi Sifat Hasad, Ustaz Amir Abdullah: Penyakit Hati yang Paling Berbahaya

  • 28 Jul 2026 11:07 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun- Sifat hasad atau dengki merupakan salah satu penyakit hati yang harus diwaspadai setiap muslim karena dapat merusak hubungan antarsesama sekaligus menghapus pahala amal kebaikan. Oleh karena itu, umat Islam diimbau untuk tidak menghasut atau menumbuhkan rasa dengki kepada orang lain atas nikmat yang Allah berikan.

Narasumber kajian, Ustaz Amir Abdullah, M.Pd., menjelaskan bahwa hasad adalah perasaan tidak senang ketika melihat orang lain memperoleh kelebihan atau nikmat, disertai keinginan agar nikmat tersebut hilang. Menurutnya, sifat ini menjadi sumber berbagai keburukan apabila dibiarkan tumbuh dalam hati.

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mengingatkan bahaya hasad dalam firman-Nya:

"Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

(QS. Al-Falaq: 5)

Ustaz Amir Abdullah, M.Pd. menerangkan bahwa ayat tersebut menunjukkan pentingnya setiap Muslim memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan yang lahir akibat sifat dengki. Karena itu, seseorang tidak hanya dituntut menjauhi sifat hasad dalam dirinya, tetapi juga tidak menghasut atau mendorong orang lain untuk membenci, iri, maupun dengki kepada sesama.

Ustaz Amir juga mengutip keterangan ulama dalam kitab Adh-Dharar asy-Syadid yang menjelaskan bahwa di antara penyakit hati yang paling berbahaya adalah sifat hasad.

"Penyakit ini tidak hanya merusak pelakunya, tetapi juga dapat memicu permusuhan, fitnah, dan putusnya ukhuwah di tengah masyarakat," jelas Ustaz Amir, Selasa (28/7/2026).

Lebih lanjut, Ustaz Amir Abdullah, M.Pd. memaparkan beberapa tanda agar seseorang dapat mengenali apakah dirinya mulai dikuasai sifat hasad.

Pertama, seseorang merasa tidak damai atau gelisah ketika melihat orang lain memperoleh kelebihan, keberhasilan, atau kenikmatan yang tidak dimilikinya.

"Perasaan tersebut dapat berkembang menjadi beban psikologis, sehingga seseorang kehilangan ketenangan, tidak berselera makan, bahkan mengalami kesulitan tidur," ungkap Ustaz Amir.

Kemudian, kata Ustaz Amir, hasad menjadikan jiwa seolah-olah terpenjara.

"Hati terus dikuasai oleh rasa tidak suka kepada orang lain sehingga pikiran dan perasaannya dikendalikan oleh kebencian, bukan oleh rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diterimanya," tambahnya.

Selain itu, sifat hasad dapat menghanguskan amal kebaikan. Karena itu, setiap Muslim hendaknya membersihkan hati dengan memperbanyak syukur, mendoakan kebaikan bagi sesama, serta menyadari bahwa setiap rezeki dan kelebihan merupakan ketetapan Allah yang diberikan sesuai hikmah-Nya.

Ustaz Amir Abdullah, M.Pd. mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan hati, memperkuat rasa syukur, serta menjauhi hasad dan segala bentuk hasutan yang dapat merusak persaudaraan. Dengan hati yang bersih, diharapkan tercipta kehidupan yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling mendukung dalam kebaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....