Ketahui Macam Najis dan Cara Menyucikannya
- 02 Agt 2024 09:12 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Dalam fiqih Islam, pemahaman mengenai najis dan tata cara mensucikannya sangat penting untuk menjaga kesucian dalam praktik ibadah. Menurut para fuqaha, najis dibagi menjadi tiga kategori utama: najis mughalladhzah, najis mukhaffafah, dan najis mutawassithah. Penjelasan berikut mengacu pada panduan Syekh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya Safiinatun Najaa.
Najis Mughalladhah
Najis mughalladhah adalah najis yang dianggap paling berat, mencakup najis dari anjing, babi, serta keturunannya.
Cara Mensucikannya:
Untuk menyucikan najis mughalladhah, pertama-tama hilangkan wujud najis tersebut (najis ‘ainiyah) dari benda atau tempat yang terkena. Setelah itu, basuh dengan air sebanyak tujuh kali, di mana salah satu kali harus dicampur dengan debu atau tanah. Ada tiga metode dalam mencampur air dengan debu atau tanah:
- Mencampurkan air dan debu atau tanah secara bersamaan sebelum diterapkan ke tempat najis.
- Menyebarkan debu atau tanah terlebih dahulu pada tempat yang terkena najis, lalu menambahkan air dan mencampurnya.
- Menyiramkan air terlebih dahulu, kemudian menambahkan debu atau tanah dan mencampurnya
Najis Mukhaffafah
Najis ini adalah air kencing bayi laki-laki yang belum makan atau minum selain ASI dan belum berusia dua tahun.
Cara Mensucikannya:
Najis mukhaffafah dapat disucikan dengan cara memercikkan air secara kuat ke area yang terkena najis. Air yang digunakan harus lebih banyak dari volume kencing tersebut. Tidak diperlukan air mengalir untuk proses ini; cukup pastikan air menyentuh seluruh area yang terkena najis.
Najis Mutawassithah
Najis ini meliputi najis lainnya seperti darah dan kotoran manusia.
Cara Mensucikannya:
Pertama, hilangkan najis ‘ainiyah dari benda atau tempat tersebut, yaitu dengan memastikan tidak ada warna, bau, atau rasa najis yang tersisa. Setelah itu, siramkan air suci ke area yang terkena najis. Proses ini bisa dilakukan di area yang terkena najis saja, dan tidak perlu memastikan air mengalir. Setelah itu, bersihkan area tersebut agar kering.
Mengetahui dan memahami kategori najis serta cara mensucikannya adalah aspek penting dalam praktik ibadah Islam. Ini bukan hanya untuk memastikan kesucian diri tetapi juga untuk memenuhi syarat keabsahan shalat dan ibadah lainnya. Dengan pemahaman ini, setiap Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik dan sesuai dengan ajaran agama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....