Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ibu, Benarkah?

  • 21 Jun 2024 22:53 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Banyak orang mengatakan jika kecerdasan atau IQ (intelligence quotient) anak menurun dari ibu. Hal ini mungkin karena ibu yang mengandung dan menyusui anak. Namun, benarkah kecerdasan anak sepenuhnya diturunkan dari ibu?

Dikutip dari laman fk.ui.ac.id, Konsultan genetik sekaligus spesialis anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dr Yulia Ariani menjelaskan, kecerdasan atau IQ sebenarnya ditentukan oleh banyak gen, baik dari ayah maupun ibu. Orangtua laki-laki maupun perempuan, menurunkan genetik dalam porsi seimbang kepada anaknya. Namun, kontribusi gen terhadap kecerdasan hanya berkisar antara 40-60 persen. Sementara sisanya, merupakan faktor lingkungan atau non genetik.

Pada faktor non genetik ini, orang tua tetap memiliki peran yang paling besar dalam membentuk dan meningkatkan kecerdasan anak, terutama dari ibu. Non genetik yang dimaksud termasuk lingkungan sosial, pola asuh anak, usia dan pendidikan orangtua, ketersediaan sumber belajar, status sosial ekonomi, serta nutrisi untuk anak. Semua hal ini sangat penting untuk mendukung anak tumbuh sehat dan cerdas.

Seperti dikutip dari hellosehat kemenkes, mengungkapkan penelitian dari University of Washington, ibu tetap berperan penting dalam membentuk kecerdasaan anak, meski tidak sepenuhnya faktor genetik. Terutama dalam lima tahun pertama kehidupan anak, ketika otak dibentuk oleh keadaan. Itulah mengapa banyak anggapan bahwa kecerdasaran anak menurun dari ibu. Ikatan emosional yang kuat antara ibu dan anak sangat berkorelasi dengan perkembangan kecerdasannya.

Meski bukan hanya soal genetik, kecerdasan anak juga mungkin tetap dipengaruhi oleh peran ibu. Namun, faktor kehadiran ayah juga memiliki peran penting dalam membentuk kecerdasan seorang anak. Hal ini disebabkan tumbuh kembang dan kecerdasan anak membutuhkan keseimbangan dari pola asuh ibu dan ayah dalam keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....