4 Hal Luar Biasa yang Bisa Dilakukan Ikan Pari

  • 14 Jun 2024 20:25 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Mungkin anda sudah sangat familiar dengan Ikan Pari dengan tubuh yang gepeng dan lebar seperti layang-layang layaknya. Perlu anda ketahui makhluk satu ini banyak punya kelebihan yang tidak kita ketahui.

Berikut ini adalah beberapa contoh hal unik yang dimiliki oleh ikan pari.

1. Melompat Keluar Air

Melihat hewan laut yang melompat di permukaan air bukanlah hal yang aneh. Lumba-lumba adalah contoh hewan laut yang terkenal dengan kebiasaannya melompat keluar air. Saking terkenalnya kemampuan lumba-lumba tersebut, pertunjukan hewan yang menampilkan lumba-lumba kerap menampilkan hewan ini melompat melewati gelang raksasa. Namun lumba-lumba sendiri bukanlah satu-satunya hewan laut dengan kemampuan melompat di atas permukaan laut. Ikan pari pun ternyata juga bisa melakukannya. Manta adalah contoh ikan pari dengan kemampuan melompat keluar air. Manta mudah dibedakan dari ikan pari lainnya dengan melihat ukurannya yang amat besar dan moncongnya yang memiliki tonjolan menyerupai tanduk.


2. Mengunyah Hewan Keras

Laut merupakan tempat di mana peristiwa memakan dan dimakan merupakan hal yang lumrah terjadi. Oleh karena itulah, hewan-hewan yang hidup di lautan mengembangkan begitu banyak cara supaya bisa bertahan hidup. Menyelimuti dirinya sendiri dengan cangkang keras adalah salah satu contoh metode pertahanan yang digunakan oleh hewan-hewan laut. Metode macam itu digunakan oleh hewan-hewan seperti kerang dan kepiting. Khusus untuk kepiting, selain bisa melindungi diri dengan kulitnya yang keras, kepiting juga bisa melukai musuhnya dengan memakai capitnya. Namun memiliki kulit yang keras tidak lantas membuat hewan-hewan tadi aman sepenuhnya dari pemangsa. Ikan pari adalah hewan pemangsa yang diketahui memiliki kebiasaan memakan hewan-hewan keras. Ikan pari mencari mangsa dengan cara berenang di dasar laut. Karena mata ikan pari terletak di bagian atas tubuhnya, ikan pari mencari mangsa dengan memakai indra penciuman dan sensor listrik. Begitu ikan pari menemukan hewan keras mangsanya, ikan pari akan langsung mencaplok hewan tersebut. Karena ikan pari memiliki rahang yang kuat dan gigi berbentuk rata, ikan pari bisa menghancurkan kulit keras dari hewan mangsanya. Baru sesudah itu ikan pari bisa menelan daging mangsanya.


3. Melahirkan

Hewan memiliki 2 cara utama untuk menghasilkan keturunan, yaitu bertelur dan melahirkan. Saat bertelur, hewan akan mengeluarkan telur berbentuk bulat yang nantinya menetas menjadi bayi. Namun dalam metode melahirkan, induknya akan langsung mengeluarkan bayi. Ikan normalnya menghasilkan keturunan. Namun tidak demikian halnya dengan ikan pari. Pasalnya beberapa jenis ikan pari justru menghasilkan keturunan dengan cara melahirkan. Ikan pari sendiri aslinya tidak benar-benar melahirkan. Seperti ikan lainnya, ikan pari aslinya bertelur. Namun supaya telurnya aman dari pemangsa, induk ikan pari akan menyimpan telurnya di dalam tubuhnya hingga menetas. Saat bayi ikan pari keluar dari tubuh induknya, ikan pari pun seolah-olah terlihat sedang melahirkan. Dalam ranah biologi, perilakj bertelur sekaligus melahirkan ini dikenal dengan istilah "ovovivipar". Karena ikan pari tidak benar-benar melahirkan, bayi ikan pari pun tidak perlu meminum air susu layaknya hayi hewan mamalia. Pasalnya kebutuhan gizi bayi ikan pari sudah didapat saat ia masih berada dalam wujud telur. Saat bayi ikan pari pergi meninggalkan induknya, bayi tersebut sudah harus hidup mandiri dan mencari makan sendiri.


4. Membunuh Manusia

Dengan tubuhnya yang gepeng dan lebar bak layangan, ikan pari sepintas tidak nampak sebagai hewan yang berbahaya. Namun jangan sekali-sekali menganggap remeh ikan pari. Pasalnya jika merasa terganggu, ikan pari bisa melawan balik dan bahkan menewaskan manusia yang mengusiknya. Ikan pari yang berukuran raksasa semisal pari manta memang tidak berbahaya bagi manusia. Namun jenis ikan pari yang ukurannya lebih kecil justru jauh lebih berbahaya. Alasan kenapa ikan pari memiliki bahaya bagi manusia adalah karena ikan pari memiliki duri pada ekornya. Ikan pari biasanya menggunakan duri tersebut untuk melindungi diri, misalnya ketika tidak sengaja diinjak. Duri ikan pari juga mengandung racun. Itulah sebabnya sengatan duri ikan pari bisa begitu berbahaya bagi korbannya. Saat racun ikan pari mulai bekerja, korban akan menunjukkan gejala-gejala seperti kram, demam, dan sakit perut. Dalam kasus yang parah, korban juga bisa mengalami kematin. Kadang-kadang orang yang tertusuk oleh duri ikan pari juga harus menjalani amputasi pada bagian tubuh yang tertusuk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....