Sulit Belanja Sayur Minggu Pagi, Petani Buka Lapak
- 04 Feb 2024 13:19 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Berbelanja sayuran pada minggu pagi di Kota Kupang membutuhkan energi dan trick tersendiri. Bukan karena tidak ada sayuran yang tersedia, tapi karena setiap Minggu pagi, kebanyakan penjual yang mayoritas beragama Kristen tidak berdagang. Sedangkan calon pembeli biasanya harus beribadah di gereja.
Sudah jadi kebiasaan di kota ini, setiap Minggu pagi, toko dan kios kebanyakan tutup. Para penjaja sayuran keliling juga memilih beristirahat atau tidak berdagang sayuran.
Untuk kebutuhan masak-memasak setiap hari Minggu, ibu-ibu yang tidak menyediakan stock sayuran biasanya harus berpikir keras. Entah langsung berbelanja ke pasar atau mencari lebih dahulu lapak sayuran yang kebetulan buka hari Minggu.
Sejumlah petani di Lingkungan RW 03 dan 04 Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang Nusa Tenggara Timur membaca peluang belanja sayur di Minggu pagi. Mereka melakukan gerakan Lapak Tani untuk menumbuhkan ekonomi baru di lingkungan masyakarat. Kegiatan ini dilakukan di depan Gereja Santo Agustinus Bello, Minggu,(4/2/2024)
Para petani menjajakan sayur mayur, pisang, tomat dan capai juga minyak kelapa murni yang diolah dan masak sendiri oleh warga petani.
David Tuan (61) salah satu petani di Lapak Tani Minggu mengatakan, G gerakan Lapak Tani itu merupakan Produk inisiatif Ketua RW 003 Goris Takene. Ide ini kemudian di tawarkan dan dirembuk oleh warga sehingga warga petani menyetujui membuka jualan yang diberi nama Lapak Tani Bello.
"Meskipun Lapak Tani ini hanya kami buka dan jualan setiap hari minggu pagi tetapi banyak pembeli sebab berhadapan langsung dengan gereja, sehingga saat pulang mereka langsung belanja," ujar David Tuan.
Salah satu pembeli Erens Mahodim (46) mengatakan, sangat setuju dan mengapresiasi inisiatif Lapak Tani ini untuk mendekatkan pasar dengan pihak konsumen dan paling tidak memudahkan petani Bello dalam menjual hasil pertanian.
"Saya sangat setuju dengan gerakan Lapak Tani ini dan saya salut inisiatif petani paling tidak sudah dekatkan pasar dengan kami konsumen bisa bangkitkan ekonomi petani," jelas Erens.
Lurah Bello melalui Ketua RW 003 Goris Takene mengatakan, upaya sederhana ini diharapkan dapat membangkitkan ekonomi petani dan meningkatajan ketahanan pangan warga lingkungan.
Berdasarkan rilis petani Bello yang diterima rri.co.id warga petani berniat meskipun lapak ini hanya dibuka setiap hari minggu pagi tetapi nanti ke depan apabila sudah berlangsung baik maka petani berniat membuka Pasar Minggu sebagai upaya mendekatkan pasar dgn petani dan mendekatkan pasar dgn konsumen. (ST)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....