Mengenal Peninggalan Sejarah di Museum Sri Baduga Bandung
- 31 Jan 2026 22:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Selain memiliki pesona alam yang memukau, Bandung juga menyimpan kekayaan sejarah dan budaya. Peninggalan barang-barang bersejarah dapat kita temukan di museum Sri Baduga bandung.
Museum Sri Baduga merupakan sarana bagi pecinta sejarah dan pecinta budaya Sunda yang terletak di Kota Bandung, karena disana menghadirkan koleksi dan benda prasejarah yang sudah ada sejak zaman kerjaan kuno, museum ini memainkan peran penting dalam memahami akar-akar budaya Sunda yang mendalam.
Museum Sri Baduga terletak di Jalan BKR No.185 dekat dengan Taman Tegallega Bandung itu, mempunyai nuansa tradisional dan modern yang menyatu infrastruktur layaknya rumah panggung yang melambangkan kesederhanaan dan keharmonisan. Dengan atap suhunan panjang, mencerminkan keindahan arsitektur Sunda. Adapun Bale atau bangunan terbuka, menjadi tempat pertunjukan seni dan budaya serta ornamen ukiran kayu dan bambu yang menghiasi museum, menghadirkan kekayaan budaya sunda.
Keindahan Museum Sri Baduga tidak hanya berhenti di situ, sentuhan modern pun hadir, dengan desain interior modern. Seperti penggunaan jendela kaca besar yang memungkinkan cahaya alami masuk dan memberikan kesan luas pada ruangan, menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Museum Sri Baduga yang dahulu dikenal sebagai Museum Negeri Provinsi Jawa Barat, diresmikan pada tanggal 5 Juni 1980, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef, yang didampingi H Aang Kunaefi selaku Gubernur Kepala Daerah Tingkat 1 pada saat itu. Seiring perjalanan waktu, nama dari Museum Sri Baduga memiliki kisah tersendiri, sebagaimana penuturan Sutresno seorang Pemandu Wisata yang telah bekerja kurang lebih selama 34 Tahun di Museum Sri Baduga bahwa nama Museum Sri Baduga sebelumnya adalah bernama Museum Negeri Provinsi Jawa Barat, sedangkan nama Sri Baduga sendiri menjadi nama Museum bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengenal Kerajaan terbesar dan terakhir di Tanah Sunda, yaitu Sri Baduga sehingga nama Kerajaan tersebut melekat pada Museum ini.
Museum Sri Baduga ini memiliki koleksi yang mencakup berbagai jenis artefak, lukisan, dan benda-benda bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah Sunda. Diantaranya adalah pakaian tradisional Sunda, alat musik tradisional, senjata kuno, kerajinan tangan, ukiran kayu, dan lukisan-lukisan berharga.
Museum Sri Baduga menyimpan koleksi benda-benda mulai dari zaman prasejarah hingga zaman kolonial, tidak hanya itu, Museum Sri Baduga juga menyimpan barang- barang berseni tinggi yang tidak ternilai. Barang seni itu berasal dari sumbangan para seniman maupun kolektor contohnya adalah prasasti peninggalan kerajaan Sunda, tutur Sutresno seorang pemandu wisata di Museum ini.
Baru baru ini seorang petani di wilayah Cirebon telah menemukan salah satu peninggalan sejarah yang pastinya membanggakan kita semua, penemuan tersebut berupa bokor yang memiliki fungsi untuk tempat menyimpan buah buahan atau sesaji pada acara ritual kerajaan pada masa lalu. Benda pusaka itu adalah warisan dari kerajaan kerajaan terdahulu.
Wadah yang berbentuk oval dengan material terbuat dari emas murni. Memiliki ukiran timbul yang cantik bermotif daun, bunga, lengkung dan garis. Wadah bokor emas ini sangat menawan tak kalah pamor dengan benda benda pusaka lainnya. Benda peninggalan sejarah yang ditemukan petani di Cirebon tersebut merupakan benda yang sangat berharga untuk memperkaya kahasanah budaya dan koleksi benda bersejarah yang disimpan di Museum.
Keberadaan Museum Sri Baduga ini akan sangat berarti dan memiliki peran penting terutama bagi pelajar, mahasiswa serta para peneliti sejarah, Mari kita rawat dan jaga Museum Sri Baduga ini agar tetap lestari dan menjadi kebanggan kita semua khususnya bagi masyarakat Bandung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....