Konflik Waktu Kian Meningkat di Keluarga Produktif
- 30 Nov 2025 20:32 WIB
- Palu
KBRN,Palu : Fenomena konflik waktu kini semakin terasa di banyak keluarga produktif. Kesibukan membangun bisnis, pekerjaan yang menuntut respons cepat, serta tanggung jawab domestik yang tak pernah berhenti membuat banyak orang kesulitan menjaga keseimbangan antara karier dan keluarga.
Dalam survei internal beberapa komunitas wirausaha lokal, tercatat meningkatnya keluhan terkait kelelahan emosional, berkurangnya waktu berkualitas bersama anak, hingga komunikasi yang mulai renggang antar anggota keluarga. Kondisi inilah yang memicu terjadinya time conflict,benturan antara tuntutan pekerjaan dan kebutuhan rumah tangga.
Mentor Bisnis sekaligus Mompreneur, Novawati S.Pt mengatakan,tantangan ini bukan hanya soal banyaknya pekerjaan, tetapi bagaimana seseorang mengatur prioritas.
“Masalah terbesar bukan pada jumlah aktivitasnya, tapi pada bagaimana kita mengatur ritme dan memberi ruang untuk diri sendiri serta keluarga. Bisnis bisa berkembang kapan saja, tapi momen bersama keluarga seringkali tidak bisa diulang,” tegas Novawati.
Ia menambahkan bahwa banyak pebisnis, khususnya perempuan, sering merasa harus menjadi “superhero”, namun melupakan bahwa keseimbangan justru menjadi kunci keberlanjutan usaha.
“Ketika mental dan emosional tidak stabil, bisnis pun ikut terdampak. Karena itu penting untuk menetapkan batas waktu kerja, melibatkan pasangan dalam pekerjaan rumah, dan menjadwalkan waktu khusus untuk anak,” jelasnya.
Pakar keluarga juga mengingatkan bahwa manajemen waktu bukan lagi sekadar kemampuan teknis, tetapi kebutuhan mendesak untuk menjaga kesehatan relasi dan mencegah kelelahan jangka panjang. Di era produktivitas tinggi ini, keseimbangan antara bisnis dan keluarga menjadi pondasi penting bagi kualitas hidup yang lebih sehat dan harmonis.(UKJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....