Penghulu Bersatu Bangun Keluarga Tangguh, APRI Sulteng Hadir di Seluruh Daerah
- 14 Jun 2026 05:51 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sulawesi Tengah terus memperkuat upaya membangun ketahanan keluarga melalui berbagai program pembinaan yang menyasar calon pengantin, pasangan muda, hingga keluarga yang telah lama menjalani kehidupan rumah tangga. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap tingginya angka perceraian yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah.
Organisasi yang menghimpun para penghulu dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) itu kini memasuki periode kepengurusan kedua. APRI juga telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah sehingga memudahkan pelaksanaan program pembinaan keluarga di masyarakat.
Menurut Ketua Dewan Etik PW APRI Sulawesi Tengah, Dr. Zaid Yalidjama, salah satu program unggulan yang sedang dikembangkan adalah Bengkel Keluarga. Program tersebut berfungsi sebagai ruang konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami persoalan rumah tangga maupun yang membutuhkan bimbingan sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
"Bengkel Keluarga dihadirkan sebagai wadah bagi pasangan suami istri untuk mendapatkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam keluarga. Mulai dari masalah komunikasi, ekonomi, hingga konflik rumah tangga yang berpotensi memicu perceraian,"ujarnya.

Dr. Zaid menilai perkembangan teknologi informasi dan media sosial menjadi tantangan baru dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Kemudahan berkomunikasi melalui berbagai platform digital sering kali memunculkan persoalan yang berawal dari kurangnya keterbukaan antara pasangan.
Ia mencontohkan, tidak sedikit pasangan yang datang berkonsultasi ke KUA akibat persoalan yang berawal dari media sosial. Mulai dari kesalahpahaman, komunikasi yang tidak terbuka, hingga munculnya pihak ketiga yang mengganggu keharmonisan keluarga.
Selain itu, APRI juga terus mendukung pelaksanaan program Bimbingan Perkawinan (Binwin) yang menjadi salah satu layanan utama di KUA. Melalui program tersebut, calon pengantin diberikan pembekalan mengenai kehidupan rumah tangga, kesehatan reproduksi, pengelolaan ekonomi keluarga, hingga penyelesaian konflik secara bijaksana.
Untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, APRI Sulawesi Tengah juga tengah menyiapkan program podcast keluarga. Media tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penyebarluasan informasi dan pembelajaran mengenai ketahanan keluarga yang dapat diakses kapan saja oleh masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada aspek psikologis dan sosial, APRI juga sedang merancang program pengentasan kemiskinan dini bagi calon pengantin dan keluarga muda. Program tersebut direncanakan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan keterampilan, akses pekerjaan, serta kemandirian ekonomi pasangan yang baru menikah.
“Pernikahan itu membutuhkan penguatan dan pembinaan secara berkelanjutan agar keluarga tetap harmonis dan mampu menghadapi berbagai tantangan,” tegasnya.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk memastikan setiap pernikahan tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama. Pencatatan pernikahan dinilai penting karena memberikan kepastian hukum serta memudahkan pengurusan berbagai dokumen administrasi yang dibutuhkan keluarga di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....