Udang Pistol, Mampu Menyaingi Suara Paus
- 29 Sep 2025 10:44 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Udang Pistol (Alpheidae) atau sering juga disebut snapping shrimp, adalah keluarga udang kecil yang terkenal karena adaptasi uniknya yaitu cakar yang tidak simetris. Salah satu cakarnya jauh lebih besar daripada yang lain dan memiliki kemampuan luar biasa.
Udang ini umumnya memiliki panjang sekitar 3-5 cm dan tersebar luas di seluruh dunia terutama di terumbu karang, padang lamun, dan dataran tiram. Meskipun ukurannya kecil, udang pistol adalah salah satu makhluk yang menghasilkan suara paling keras di lautan, menyaingi bahkan paus.
Keunikan Udang Pistol
Cakar besar udang pistol tidak berfungsi sebagai penjepit biasa, melainkan seperti "pistol" yang terdiri dari dua bagian. Bagian "palu" dapat ditarik ke posisi tegak lurus.
Ketika dilepaskan, ia membentur bagian cakar lainnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Benturan yang sangat cepat ini menghasilkan gelembung kavitasi bertekanan rendah di air.
Gelembung ini kemudian runtuh (implosi) dengan suara keras yang merupakan gelombang kejut yang sangat kuat, bukan karena benturan cakar itu sendiri, melainkan karena gelembung yang meledak.
Tembakan Udang Pistol Mampu Menghasilkan Tekanan Ekstrim
"Tembakan" yang dihasilkan oleh udang pistol adalah fenomena alam yang luar biasa. Gelembung kavitasi yang runtuh dapat mencapai kecepatan hingga 90 km/jam dan menghasilkan tekanan akustik yang ekstrem.
Ledakan suara ini dapat mencapai 218 desibel, menjadikannya salah satu suara paling bising di laut. Lebih menakjubkan lagi, runtuhnya gelembung tersebut menghasilkan panas sesaat hingga lebih dari 4.000∘C (walaupun hanya dalam sepersekian detik dan sangat terlokalisasi), cukup untuk membuat air di sekitarnya menjadi plasma dan melumpuhkan mangsa kecil seperti ikan atau invertebrata lainnya.
Baca Juga: Mengenal Kepiting Biola
Udang pistol menggunakan mekanisme "tembakan" ini untuk berburu dan berkomunikasi. Ketika berburu, udang biasanya bersembunyi di liangnya, mengulurkan antena untuk merasakan pergerakan. Begitu mangsa seperti ikan kecil berada dalam jangkauan, udang akan melontarkan gelembung kejut untuk melumpuhkannya, lalu menariknya ke dalam liang.
Selain itu, suara keras yang dihasilkan juga berfungsi sebagai alat komunikasi antar individu atau sebagai peringatan untuk mempertahankan wilayah. Di lingkungan koloni, suara udang pistol dapat mengganggu sonar dan komunikasi bawah air lainnya.
Baca Juga: Lain Lain Pari Gergaji Yang Dianggap Hiu Gergaji
Banyak spesies udang pistol dikenal karena membentuk hubungan simbiosis mutualisme yang menarik dengan ikan Gobi. Udang pistol bertugas menggali dan merawat liang sebagai tempat tinggal bersama, sementara ikan Gobi yang memiliki penglihatan lebih baik, bertugas menjaga dan memberi sinyal bahaya.
Udang dan Gobi tetap berhubungan fisik menggunakan antena udang saat berada di luar liang. Menariknya, jika udang pistol kehilangan cakar besarnya, cakar yang tersisa akan tumbuh menjadi cakar besar yang baru, dan bekas cakar besar yang hilang akan beregenerasi menjadi cakar kecil, sebuah fenomena pembalikan asimetri yang unik. (Sumber: mdcundip).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....