Hodophile, Si Petualang Sejati
- 15 Jun 2025 08:16 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Pernah merasa tidak betah di satu tempat terlalu lama dan ingin selalu bepergian? Mungkin Anda adalah seorang hodophile, traveller sejati.
Istilah hodophilia berasal dari bahasa Yunani: hodos berarti perjalanan, dan philia berarti cinta. Sederhananya, hodophile adalah orang yang mencintai perjalanan dan petualangan.
Bagi seorang hodophile, perjalanan bukan sekadar liburan atau foto Instagram, tapi sarana memperkaya jiwa. Mereka mengejar makna, pengalaman baru, dan koneksi dengan budaya berbeda.
Menurut laman Psychologs, studi menunjukkan bahwa perjalanan bisa meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres secara signifikan. Bahkan, sebagian besar pelancong merasa lebih bahagia dan produktif sepulang dari perjalanan.
Perjalanan juga mengasah otak sepert meningkatkan kreativitas, fleksibilitas kognitif, dan kemampuan menghadapi situasi baru. Otak lebih aktif karena pengalaman baru memicu produksi dopamin, hormon kebahagiaan.
Banyak orang bepergian untuk liburan, ziarah, penelitian, atau bahkan relawan sosial. Namun, hodophile sejati tak butuh alasan, mereka cukup didorong oleh rasa penasaran dan cinta akan hal-hal baru.
Perjalanan juga memperkuat keterampilan hidup seperti kesabaran, empati, dan kemampuan beradaptasi. Bahkan, beberapa psikolog menyebut perjalanan sebagai bentuk terapi eksperimental.
Genetik juga berperan, variasi gen DRD4-7R disebut memengaruhi dorongan untuk menjelajah dan rasa ingin tahu. Gen ini berkaitan dengan kadar dopamin dan membuat seseorang cenderung berjiwa petualang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....