Hari Lupus, Mengenal Dan Peduli Terhadap Penyakit Lupus

  • 10 Mei 2025 11:08 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Setiap tanggal 10 Mei, dunia memperingati Hari Lupus Sedunia (World Lupus Day). Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global terhadap penyakit lupus. Penyakit Lupus suatu penyakit autoimun kronis yang sering kali sulit dikenali namun berdampak besar terhadap kehidupan penderitanya.

Lupus, atau secara medis dikenal sebagai Systemic Lupus Erythematosus (SLE), adalah penyakit autoimun yaitu saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Akibatnya, penderita lupus dapat mengalami peradangan pada berbagai bagian tubuh seperti kulit, sendi, ginjal, otak, jantung, dan paru-paru.

Lupus dikenal sebagai “penyakit seribu wajah” karena gejalanya sangat bervariasi antar individu. Beberapa gejala umum meliputi: Kelelahan ekstrem, nyeri sendi dan otot, ruam di wajah berbentuk kupu-kupu, demam tanpa sebab, sensitivitas terhadap sinar matahari

Salah satu tantangan utama dari lupus adalah kesulitan diagnosis. Gejalanya sering mirip dengan penyakit lain, sehingga bisa memakan waktu bertahun-tahun sebelum diagnosis yang tepat ditegakkan.

Hari Lupus Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2004. Tujuannya adalah untuk Meningkatkan kesadaran publik mengenai lupus dan dampaknya, mendorong dukungan terhadap penelitian dan pengembangan pengobatan, memberikan dukungan moral bagi para penderita lupus dan keluarganya, menyuarakan kebutuhan akan perhatian pemerintah dalam penanganan penyakit ini.

Meski lupus belum bisa disembuhkan, dengan pengobatan dan gaya hidup yang tepat, penderita lupus dapat menjalani kehidupan yang produktif dan sehat. Dukungan dari keluarga, teman, dan komunitas sangat penting dalam membantu penderita menghadapi tantangan sehari-hari.

Pada Hari Lupus Sedunia, mari kita lebih peduli dan memberi ruang bagi para pejuang lupus untuk didengar, dipahami, dan tidak merasa sendiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....