Tradisi Perang Tomat di Lembang Kabupaten Bandung Barat
- 19 Feb 2025 07:20 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung : Perang Tomat atau dikenal sebagai "Rempug Tarung Adu Tomat," adalah tradisi unik yang berkembang di Kampung Cikareumbi, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tradisi ini telah menjadi bagian integral dari budaya lokal sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012.
Tradisi Perang Tomat berawal dari keprihatinan masyarakat setempat terhadap anjloknya harga tomat di pasaran. Pada masa itu, petani tomat di Lembang mengalami kerugian karena hasil panen yang melimpah tidak sebanding dengan harga jual yang sangat rendah. Akibatnya, banyak tomat yang membusuk dan terbuang sia-sia.
Melihat situasi ini, seorang budayawan Sunda bernama Mas Nanu Muda, atau akrab disapa Abah Nanu, menggagas ide untuk memanfaatkan tomat-tomat yang tidak layak jual tersebut menjadi sebuah kegiatan budaya. Tujuannya adalah untuk mengurangi pemborosan sekaligus menciptakan ruang ekspresi seni bagi masyarakat.
Perang Tomat biasanya diselenggarakan bersamaan dengan ritual "Ngaruwat Bumi," sebuah upacara adat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah. Dalam pelaksanaannya, ribuan tomat yang sudah busuk atau tidak layak konsumsi digunakan sebagai "senjata" untuk saling lempar antar peserta.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, seniman, hingga warga umum yang ingin berpartisipasi. Selain sebagai ajang hiburan, tradisi ini juga memiliki makna simbolis sebagai upaya "membuang sial" dan membersihkan diri dari hal-hal negatif.
Seiring berjalannya waktu, Perang Tomat telah berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Lembang. Wisatawan lokal maupun mancanegara tertarik untuk menyaksikan dan bahkan berpartisipasi dalam tradisi unik ini.
Pemerintah daerah dan masyarakat setempat terus berupaya melestarikan dan mempromosikan Perang Tomat sebagai bagian dari identitas budaya Lembang, sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor pariwisata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....