Pesona Pantai Mali di Kabupaten Alor, NTT

  • 15 Apr 2024 08:55 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur memiliki banyak pantai indah dan menarik. Salah satu pantai yang sudah terkenal di kalangan wisatawan yaitu Pantai Mali.

Pantai berpasir putih dengan pemandangan laut biru ini berjarak sekitar 15 kilometer dari Kalabahi, Ibu Kota Kabupaten Alor dan dapat ditempuh dalam waktu 20-25 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan infrastruktur jalan yang sudah sangat baik, menjadikan pantai Mali menjadi tujuan wisata favorit masyarakat sekitar maupun wisatawan yang datang ke Alor.

Frida Mesdila, salah seorang guide lokal di Pantai Mali yang ditemui rri.co.id, Jumat (12/4/2024) mengatakan, Pantai Mali ini menjadi tujuan wisatawan dan juga masyarakat sekitar karena selain infrastruktur jalannya bagus, sarana prasarananya juga sudah cukup memadai.

"Pantai Mali ini kan dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Alor jadi memang sarana prasarananya sudah mantap, apalagi ini tempat wisata unggulan, jadi benar-benar penataannya dipikirkan," katanya.

Lebih lanjut, Frida Mesdila menambahkan, Pantai Mali yang ada di Kecamatan Kabola, Alor ini memiliki beberapa sarana pendukung seperti Kano ataupun perahu bebek untuk yang ingin menjelajahi perairan pantai Mali. Juga ada Jembatan jomblo sebagai salah satu spot foto andalan pengunjung serta gazebo-gazebo yang disediakan pengunjung untuk beristirahat.

Selain itu, yang unik dan menarik dari Pantai Mali dan membuat orang penasaran adalah keberadaan Dugong, salah satu hewan mamalia laut yang disebut-sebut sangat bersahabat dengan wisatawan.

"Jadi yang menarik dari Pantai Mali ini adalah kita bisa berwisata pengamatan Dugong. 15 menit dengan perahu ke tengah laut kita sudah bisa ketemu Dugong yang ramah dengan wisatawan. Kami biasa panggil dengan nama Mawar," ujarnya antusias.

Sebagai seorang pemandu wisata lokal, Frida Mesdila berharap, keindahan pantai Mali bisa tetap dijaga secara bersama-sama baik oleh pemerintah sebagai pengelola, masyarakat Alor sebagai tuan rumah dan juga wisatawan yang datang berkunjung.

"Kami juga bersyukur dengan adanya geliat wisata di tempat ini ekonomi kami sebagai guide lokal, pedagang yang berjualan di sini bisa meningkat sehingga kami harap kolaborasi ini bisa tetap terjaga dengan baik," katanya. (DB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....