Indonesia Urutan 2 dari 10 Destinasi Paling Ramah Dikujungi bagi Wanita Muslim
- 05 Okt 2026 08:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pariwisata ramah Muslim kini kian diperhitungkan dan menjadi elemen strategi utama dalam peta pariwisata global. Lonjakan ini didukung oleh data terbaru dari laporan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 dirilisan CrescentRating bersama Mastercard, yang menyebutkan bahwa populasi Muslim dunia kini telah mencapai 2,57 miliar jiwa atau mencakup 29% dari total umat manusia.
Melansir dari laman GoodStats, sekitar 70% dari populasi Muslim dunia kini berada di usia 40 tahun ke bawah, menjadikannya motor penggerak utama sektor pariwisata internasional. Untuk mengakomodasi hal tersebut, GMTI 2026 memperluas rekomendasi destinasinya hingga 150 wilayah di seluruh dunia, dengan perhatian khusus yang diarahkan kepada perempuan Muslim.
Peningkatan jumlah wisatawan Muslimah ini dipandang sebagai peluang strategis yang menuntut penyediaan fasilitas perjalanan khusus yang responsif terhadap kebutuhan kaum hawa. Berdasarkan cakupan anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC), Malaysia menduduki peringkat teratas sebagai destinasi paling ramah bagi perempuan Muslim dengan perolehan skor mencapai 84.
Menyusul di tempat kedua, Indonesia berdampingan dengan Qatar yang masing-masing mencatatkan skor 81. Sementara itu, posisi keempat bersama diduduki oleh Bahrain, Kuwait, Oman, dan Arab Saudi dengan raihan skor yang seragam, yakni 79.
Posisi penutup dalam daftar destinasi ramah perempuan Muslim ditempati oleh Brunei Darussalam, Iran, dan Maladewa dengan mengantongi skor 78. Penilaian komprehensif ini dilakukan GMTI dengan mengukur berbagai kriteria khusus terkait kerangka lingkungan, yang merujuk pada model ACES (Access, Communication, Environment, and Services).
Penilaian ini meliputi faktor pembatasan agama untuk melihat kebebasan mengekspresikan keyakinan dan busana, serta faktor keamanan yang memastikan kenyamanan perempuan di jalanan dari potensi pelecehan. Ada pula kriteria keberlanjutan yang sejalan dengan prinsip perempuan Muslim, contohnya pariwisata berbasis komunitas yang memberi manfaat langsung bagi kaum hawa lokal, ditambah indeks keramahan Muslim yang bersumber dari skor GMTI.
Melalui instrumen ini, CrescentRating memastikan GMTI hadir sebagai panduan andal bagi para pelancong Muslim yang mendambakan destinasi sesuai kebutuhan, sekaligus berkomitmen menjaga kredibilitas informasi di tengah dinamisnya tren pariwisata ramah Muslim. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....