Gong dan Tarian Rote Sambut Wisatawan, Siswa SMK Jadi Duta Budaya
- 17 Sep 2026 12:38 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote - Gong dan tarian adat Rote menjadi bagian dari penyambutan wisatawan di NIHI Rote. Penampilan tersebut dibawakan siswa SMK Negeri 1 Rote Barat sebagai cara memperkenalkan budaya Rote kepada para tamu.
Para siswa tampil menggunakan tarian tradisional yang diiringi gong Rote yang disiapkan pihak sekolah. Melalui penampilan itu, siswa tidak hanya menyambut wisatawan, tetapi juga membawa identitas budaya Rote hadir dalam pengalaman wisata.
Kepala SMK Negeri 1 Rote Barat, Oniesimus Ndun, mengatakan keterlibatan siswa memberikan pengalaman langsung dalam dunia pariwisata. Mereka belajar berinteraksi dengan wisatawan sekaligus memperkenalkan budaya daerah melalui penampilan seni.
“Anak-anak merasa senang. Mereka mendapatkan kepercayaan untuk menerima dan menyambut tamu di hotel. Bagi kami, ini juga menjadi pengalaman yang sangat baik bagi siswa,” ujar Oniesimus, Kamis, 10 September 2026.
Menurut Oniesimus, penampilan tarian biasanya dilakukan sekitar empat kali dalam sebulan. Jadwalnya menyesuaikan permintaan tamu maupun kegiatan tertentu seperti penyambutan dan perayaan ulang tahun.
“Biasanya tergantung request tamu. Kebanyakan yang ditampilkan adalah tarian tradisional Rote. Wisatawan asing lebih tertarik dengan tarian-tarian tradisional,” ujarnya.
Salah satu siswa, Resa E. Nggadas, mengaku senang mendapat kesempatan tampil di hadapan wisatawan. Siswa Kelas XI Jurusan Perhotelan itu menyebut kegiatan tersebut membuat dirinya semakin percaya diri memperkenalkan budaya Rote.
“Biasanya kami menari empat kali dalam sebulan. Dalam acara menari ini dibarengi dengan bunyi gong Rote yang disiapkan SMK Rote Barat,” ungkap Resa, Jumat, 11 September 2026.
Resa mengatakan wisatawan terlihat antusias menyaksikan tarian tradisional Rote yang dibawakan para siswa. Setelah pertunjukan, beberapa wisatawan bahkan mengajak mereka berfoto bersama.
Menurut Resa, pengalaman tersebut membuat siswa tidak hanya belajar tentang pelayanan wisata. Mereka juga mendapat kesempatan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Rote kepada wisatawan dari berbagai daerah dan negara.
“Yang membuat tamu datang ke NIHI Rote itu karena pemandangan pantai yang indah, suasananya tenang, dan tentunya budaya Rote yang membuat tamu merasa ingin tahu seperti apa budaya Rote,” ujarnya.
Bagi Resa, tampil di hadapan wisatawan merupakan pengalaman berharga sebagai generasi muda Rote. Ia merasa bangga karena dapat membawa tarian dan budaya daerahnya ke hadapan orang-orang yang belum mengenal Rote.
“Saya sangat bangga karena bisa menjadi bagian dari NIHI Rote yang bisa memperkenalkan budaya Rote yang indah kepada orang-orang yang belum tahu seperti apa itu budaya Rote,” ucap Resa. (LA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....