KKN UGM Berakhir, Festival Suar Rote Jadi Kenangan
- 15 Agt 2026 06:41 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Tim KKN-PPM UGM Cakrawala Rote 2026 menyelesaikan pengabdian selama 50 hari dengan menyelenggarakan Festival Suar Rote di Desa Serubeba, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT pada Sabtu, 9 Agustus 2026.
- Festival tersebut menampilkan video perjalanan program kerja yang merekam berbagai kenangan dan kegiatan mahasiswa bersama masyarakat lokal selama masa pengabdian.
- Acara festival menjadi momen perpisahan yang emosional antara mahasiswa dan warga masyarakat, mencerminkan ikatan yang terjalin selama kolaborasi 50 hari.
RRI.CO.ID, Rote - Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Cakrawala Rote 2026 mengakhiri pengabdian melalui Festival Suar Rote di Desa Serubeba, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, Sabtu, 9 Agustus 2026. Festival tersebut menjadi momen perpisahan mahasiswa dengan masyarakat setelah 50 hari bersama.
Suasana haru terasa ketika mahasiswa dan warga menyaksikan video perjalanan program kerja KKN. Tayangan tersebut menghadirkan kembali berbagai kenangan selama mahasiswa menjalankan pengabdian di Rote Ndao.
Ribuan warga turut memeriahkan festival hingga malam hari. Sejumlah penampilan budaya dan perlombaan membuat suasana perpisahan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Heri Santoso, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Rote. Ia juga menyampaikan pesan perpisahan melalui pantun kepada warga yang telah menerima mahasiswa.
“Bapak Mama, izinkan minggu depan kami pulang,” ujar Heri saat menyampaikan pantunnya. “Tapi meski kami pulang, Rote akan selalu kami kenang,” katanya.
Ketua Pelaksana Festival Suar Rote, Hidayah Tranaka, berharap silaturahmi tetap terjaga. Menurutnya, berakhirnya KKN bukan berarti berakhirnya hubungan mahasiswa dengan masyarakat.
“Semoga kedepannya kita tetap bekerjasama,” kata Hidayah. Ia berharap festival menjadi awal perjalanan baru bagi mahasiswa dan masyarakat Rote.
Di penghujung acara, mahasiswa dan warga saling berpelukan serta bertukar ucapan terima kasih. Festival Suar Rote akhirnya menjadi kenangan sekaligus simbol kuatnya hubungan UGM dengan masyarakat Rote. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....