Tiang Bendera Simpan Jejak Sejarah Perjuangan Rote

  • 27 Jul 2026 13:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Pantai Tiang Bendera di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, menyimpan jejak sejarah perjuangan rakyat Rote melawan penjajahan Belanda. Destinasi wisata itu juga menawarkan panorama laut dan matahari terbenam yang menjadi daya tarik wisatawan.

Pantai tersebut berada sekitar lima kilometer dari pusat Kota Ba'a. Gugusan batu karang di tengah laut menjadi ikon utama kawasan wisata itu.

Di atas gugusan karang berdiri sebuah tiang beton setinggi sekitar 2,5 meter. Masyarakat mengenalnya sebagai Tiang Bendera peninggalan Belanda pada tahun 1942.

Menurut cerita masyarakat, tiang itu dibangun sebagai penanda wilayah kekuasaan kolonial Belanda. Nama Pantai Tiang Bendera kemudian melekat hingga sekarang.

Selain nilai sejarahnya, kawasan itu menawarkan panorama laut yang memukau. Wisatawan dapat menikmati pemandangan Samudra Hindia dari atas gugusan batu karang.

Saat air laut surut, pengunjung dapat berjalan menuju gugusan karang tersebut. Wisatawan juga bisa menjelajahi gua-gua kecil yang terbentuk alami di sela batu karang.

Pengunjung diimbau berhati-hati ketika menaiki karang karena permukaannya tajam. Penggunaan alas kaki yang memadai sangat disarankan demi keselamatan.

Menjelang sore, Pantai Tiang Bendera menjadi lokasi favorit menikmati matahari terbenam. Lopo-lopo yang tersedia di sepanjang pantai menambah kenyamanan wisatawan.

Icad seorang warga mengatakan keindahan pantai berpadu dengan nilai sejarah yang masih terjaga. "Pantai Tiang Bendera bukan hanya indah, tetapi juga mengingatkan generasi muda terhadap sejarah perjuangan Rote," katanya.

Pemerintah daerah diharapkan terus mengembangkan fasilitas wisata tanpa menghilangkan nilai sejarah kawasan tersebut. Pelestarian situs ini dinilai penting sebagai warisan budaya sekaligus destinasi unggulan Kabupaten Rote Ndao. (*Tim)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....