Mendagri RI Tito Karnavian Kagum Buka Puncak Perayaan Festival Fulan Fehan
- 28 Jun 2026 02:29 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka puncak Perayaan Festival Fulan Fehan ke-4 Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Sabtu, 27 Juni 2026. Puncak festival berlangsung meriah dengan ribuan penari, masyarakat, tamu dari dalam negeri, serta delegasi internasional yang memadati kawasan Padang Fulan Fehan.
Dalam sambutannya, Tito Karnavian mengatakan pertunjukan Tari Likurai yang dipadukan dengan keindahan tenun Belu merupakan warisan budaya yang mampu membuat masyarakat dunia merasa kagum. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertamanya menyaksikan secara langsung keindahan Padang Fulan Fehan beserta pertunjukan tari kolosal yang digelar di alam terbuka.
Ia mengaku sangat takjub melihat hamparan savana alami yang berpadu dengan latar belakang Gunung Lakaan sehingga menghadirkan panorama luar biasa ciptaan Tuhan. Keindahan alam tersebut, menurut Tito, merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sekaligus menjadi kekayaan pariwisata Indonesia.
Mendagri juga mengapresiasi kolaborasi tarian dari empat suku di Kabupaten Belu yang mengusung tema "Dance for Friendship" atau "Menari untuk Persahabatan". Ia menilai semangat persatuan yang ditampilkan melalui seni budaya menjadi contoh nyata bahwa keberagaman mampu menjadi kekuatan dalam membangun persaudaraan.
Dalam kesempatan itu, Tito kembali menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa persahabatan jauh lebih berharga dibandingkan permusuhan dalam kehidupan bermasyarakat maupun hubungan antarbangsa. Ia mengutip ungkapan, "One thousand friends are not enough, one enemy is already too many," sebagai pengingat pentingnya menjaga persahabatan dan perdamaian.
Tito Karnavian juga menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran para tamu dari Timor Leste dan Australia yang semakin mempererat hubungan persahabatan dengan Indonesia melalui kegiatan budaya. Ia berharap keindahan tenun, ragam tarian, serta panorama Fulan Fehan meninggalkan kenangan indah bagi seluruh pengunjung yang hadir.
Menjelang penutupan sambutannya, Tito berharap Festival Fulan Fehan tahun depan dapat diselenggarakan lebih meriah dengan partisipasi masyarakat dan wisatawan yang semakin meningkat. Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, Menteri Dalam Negeri secara resmi membuka Puncak Festival Fulan Fehan Ke-4 Tahun 2026 di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan.
Festival Fulan Fehan 2026 berlangsung sejak 25 hingga 27 Juni dengan rangkaian kegiatan dimulai dari Desa Duarato, dilanjutkan pertunjukan fesyen di Lapangan Simpang Lima Atambua, dan berpuncak di Padang Fulan Fehan. Sebanyak 3.500 penari dari Indonesia dan Timor Leste memeriahkan festival yang bertujuan melestarikan budaya Belu, menggerakkan sektor UMKM, meningkatkan kunjungan wisata, serta mendorong kenaikan Pendapatan Asli Daerah melalui sektor perhotelan dan pariwisata. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....