Harmoni Alam dan Kearifan Lokal di Tanjung Nuhanera

  • 26 Mar 2026 10:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Kabupaten Lembata di Nusa Tenggara Timur kembali mencuri perhatian dunia lewat pesona baharinya. Kali ini, sebuah destinasi bernama Tanjung Nuhanera hadir menawarkan paket lengkap: mulai dari panorama perbukitan yang asri hingga kekayaan bawah laut yang memikat wisatawan.

Secara administratif, Tanjung Nuhanera terletak di Desa Waienga, Kecamatan Lebatukan. Destinasi ini berada di pesisir selatan Pulau Lembata dengan posisi unik yang menjorok langsung ke laut lepas. Bagi Anda yang memulai perjalanan dari pusat kota Lewoleba, lokasi ini dapat ditempuh dalam waktu 1,5 hingga 2 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Apa yang membuat Nuhanera begitu istimewa? Jawabannya terletak pada kejernihan air lautnya yang memayungi hamparan terumbu karang yang masih terjaga. Tak heran jika lokasi ini menjadi surga baru bagi para pecinta pemandangan bawah laut, Fotografi Alam atau sekadar berjemur dan menanti momen matahari terbenam (sunset) yang memukau.

Lebih dari sekadar objek wisata, Tanjung Nuhanera menyimpan nilai sakral bagi penduduk setempat. Masyarakat lokal percaya bahwa tanjung ini merupakan tempat tinggal para leluhur. Kepercayaan ini berpadu selaras dengan kearifan lokal dalam menjaga ekosistem laut.

Di desa-desa pesisir Teluk Waienga, terdapat aturan adat mengenai pengamanan laut dan larangan penangkapan ikan pada musim-musim tertentu. Sistem perlindungan kawasan secara tradisional inilah yang membuat populasi ikan tetap terjaga, sehingga wisatawan masih bisa melihat langsung masyarakat lokal memancing dengan cara tradisional.

Kehangatan masyarakat sekitar dalam menyambut tamu menjadikan kunjungan ke Nuhanera bukan sekadar wisata biasa, melainkan sebuah interaksi budaya yang mendalam. Jika Anda mencari ketenangan di balik deburan ombak dan sejarah leluhur, Tanjung Nuhanera adalah jawabannya. (Daten)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....