Hari Pariwisata Sedunia: Pariwisata Inklusif untuk Semua

  • 26 Sep 2025 08:47 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Setiap tanggal 27 September, dunia memperingati Hari Pariwisata Dunia yang diinisiasi oleh Organisasi Pariwisata Dunia (WTO), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran global akan pentingnya pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat diakses oleh semua kalangan. Melalui momen ini, WTO menegaskan bahwa pariwisata bukan hanya sekadar hiburan, melainkan salah satu sektor penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi dunia.

Dilansir dari National Today, Peran WTO dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan telah terlihat di banyak negara, mulai dari desa kecil hingga kota besar yang berhasil menjaga keindahan dan kelestarian lingkungannya. Dengan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, pariwisata terbukti mampu menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat. WTO juga memastikan bahwa industri pariwisata memberikan dampak positif jangka panjang tanpa merusak lingkungan maupun budaya lokal.

Salah satu fokus utama Hari Pariwisata Dunia adalah memastikan akses pariwisata bagi semua orang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan pariwisata inklusif, setiap orang diberi kesempatan untuk merasakan manfaat perjalanan, baik sebagai wisatawan maupun sebagai pelaku industri yang terlibat di dalamnya.

Selain inklusif, pariwisata juga terbukti menjadi penyedia lapangan kerja yang besar. Di banyak negara, industri pariwisata mampu menyerap jutaan tenaga kerja, bahkan di wilayah terpencil sekalipun. Jika dikelola secara bertanggung jawab, pariwisata dapat menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran akibat perubahan zaman, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Lebih dari sekadar ekonomi, pariwisata juga berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih baik. Perjalanan ke tempat-tempat baru memberi pengalaman, memperluas wawasan, serta mendorong toleransi antarbudaya. Peringatan Hari Pariwisata Dunia setiap 27 September mengingatkan bahwa pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih adil, sejahtera, dan penuh harmoni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....