Kampung Adat Praijing Sumba Barat
- 22 Jul 2025 22:51 WIB
- Kupang
KBRN, Sumba : Terletak hanya sekitar 7 menit perjalanan dari pusat Kota Waikabubak, permata tersembunyi bernama Kampung Adat Praijing menawarkan pengalaman budaya yang tak terlupakan. Akses menuju kampung ini cukup mudah,
Untuk memasuki kawasan Kampung Praijing, pengunjung diwajibkan membeli karcis sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan komunitas lokal. Nama "Praijing" sendiri memiliki makna mendalam: "Prai" berarti kampung, sedangkan "Ijing" merujuk pada pohon kedondong hutan. Konon, dahulu kala banyak pohon kedondong hutan tumbuh subur di area ini. Kini, hanya satu pohon kedondong hutan yang tersisa, berdiri kokoh di tengah kampung, menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan identitas Praijing.
Tak lengkap rasanya berkunjung ke Kampung Praijing tanpa melihat langsung hasil karya UMKM warga sekitar yang menjual kain tenun Sumba. Kain tenun dari Sumba terkenal akan keindahan motif, kekayaan warna, dan kerumitan proses pembuatannya yang masih tradisional. Para ibu dan wanita muda di Kampung Praijing dengan sabar dan telaten menenun benang menjadi lembaran kain yang memukau.
Anda bisa menemukan berbagai motif dan warna kain tenun, mulai dari yang sederhana hingga yang sangat kompleks, masing-masing menceritakan kisah dan makna filosofis tersendiri. Membeli kain tenun dari UMKM lokal tidak hanya berarti mendapatkan oleh-oleh yang indah dan otentik, tetapi juga mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat Praijing dan melestarikan warisan budaya Sumba yang tak ternilai.
Kunjungan ke Kampung Adat Praijing adalah sebuah perjalanan yang melampaui sekadar wisata. Ini adalah kesempatan untuk menyelami kekayaan budaya, merasakan kehangatan keramahan lokal, dan menyaksikan langsung bagaimana tradisi tetap hidup di tengah gempuran modernisasi. Jika Anda mencari pengalaman otentik di Sumba, Kampung Praijing adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
jalan masuk yang akan membawa Anda langsung ke jantung tradisi Sumba.
Untuk memasuki kawasan Kampung Praijing, pengunjung diwajibkan membeli karcis sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan komunitas lokal. Nama "Praijing" sendiri memiliki makna mendalam: "Prai" berarti kampung, sedangkan "Ijing" merujuk pada pohon kedondong hutan. Konon, dahulu kala banyak pohon kedondong hutan tumbuh subur di area ini. Kini, hanya satu pohon kedondong hutan yang tersisa, berdiri kokoh di tengah kampung, menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan identitas Praijing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....