Influencer Wisata Usulkan Perbaikan Sistem Tiket Ratenggaro
- 29 Mei 2025 18:19 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Desa Adat Ratenggaro, salah satu destinasi wisata budaya di Sumba Barat Daya, dinilai perlu membenahi sistem pengelolaan tiket masuk bagi wisatawan. Salah satu kelemahan mencolok adalah ketidaksiapan petugas tiket di pintu masuk pada jam kunjungan. Hal ini diungkapkan influencer wisata dan tour guide Aryanto Selly yang kerap membawa tamu ke lokasi tersebut.
“Saya sempat masuk tanpa ada penjaga tiket, padahal saya bawa tamu juga. Mestinya ada petugas yang standby dan sistem print-nya juga diperbaiki. Kadang tiket habis karena listrik belum masuk, jadi kita bayar tanpa tiket,” ujarnya dalam dialog di Pro1 RRI Kupang, Minggu (25/5/2025)
Selain permasalahan teknis, muncul pula kekhawatiran mengenai dampak kebiasaan wisatawan terhadap budaya lokal. Beberapa wisatawan disebut kerap memberikan uang secara langsung kepada anak-anak di kawasan adat, yang kemudian menciptakan pola baru dalam interaksi sosial.
“Wisatawan sering datang dan membagikan uang, bahkan hanya lima ribu atau sepuluh ribu rupiah. Ini membentuk budaya minta-minta yang kurang mendidik. Apalagi kalau dilakukan terus-menerus oleh orang luar,” tambahnya.
Desa Adat Ratenggaro selama ini dikenal karena keunikan rumah adat dan kekayaan budaya yang masih terjaga. Namun, berbagai pihak berharap ada evaluasi dan pembenahan demi menjaga kualitas wisata yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah maupun pengelola wisata lokal diharapkan segera merespons hal ini untuk menciptakan sistem yang lebih tertib, profesional, dan ramah wisatawan tanpa merusak nilai-nilai budaya setempat. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....