Pari Manta: Ikon Lautan yang Perlu Dilindungi
- 27 Mei 2025 09:44 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Manta merupakan makhluk laut raksasa yang sering juga disebut pari Manta, dikenal karena ukuran tubuhnya yang besar dan gerakannya yang lmbut di perairan tropis dan subtropis. Terdapat dua spesies utama: Mobula birostris (pari manta oseanik) dan Mobula alfredi (pari manta karang). Pari manta oseanik dapat mencapai lebar hingga 7 meter, sementara pari manta karang umumnya berukuran sekitar 3 hingga 5 meter. Kedua spesies ini memiliki sirip dada yang lebar menyerupai sayap dan sepasang sirip kepala yang membantu mengarahkan plankton ke mulut mereka saat makan.
Habitat pari manta sangat bergantung pada spesiesnya. Pari manta oseanik lebih sering ditemukan di perairan terbuka, menjelajahi lautan luas dan melakukan migrasi jarak jauh mengikuti arus laut dan ketersediaan plankton. Sebaliknya, pari manta karang cenderung menetap di sekitar terumbu karang dan perairan pesisir dangkal. Di Indonesia, kawasan seperti Raja Ampat dan Nusa Penida menjadi habitat penting bagi pari manta karang, dengan populasi lokal yang menunjukkan tingkat kesetiaan tinggi terhadap wilayah tertentu.
Sebagai pemakan plankton, pari manta menggunakan metode filter-feeding dengan berenang sambil membuka mulut lebar untuk menyaring plankton dari air. Mereka sering terlihat di "stasiun pembersihan", area di mana ikan-ikan kecil membersihkan tubuh mereka dari parasit. Perilaku sosial pari manta cukup kompleks; mereka dapat terlihat berenang sendiri atau dalam kelompok kecil, dan terkadang melakukan lompatan dari permukaan air, yang diyakini sebagai bagian dari komunikasi atau perilaku kawin.
Meskipun dilindungi di beberapa negara, pari manta masih menghadapi berbagai ancaman, termasuk penangkapan untuk diambil insangnya yang digunakan dalam pengobatan tradisional, serta kerusakan habitat akibat aktivitas manusia. Dengan laju reproduksi yang lambat—hanya melahirkan satu anak setiap dua hingga tiga tahun—populasi pari manta sulit pulih dari tekanan ini. Oleh karena itu, upaya konservasi yang mencakup perlindungan habitat, regulasi penangkapan, dan edukasi masyarakat sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup spesies megafauna laut yang luar biasa ini. (ADM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....