Ama Kudji Ciptakan Tambal Ban Online di Kupang

  • 26 Apr 2025 12:42 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Di tengah kemajuan teknologi dan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, muncul sebuah inovasi unik dari Djibrael Riwu Djami, pria asal Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua. Ia adalah sosok di balik "Tambal Ban Online Ama Kudji", satu-satunya layanan tambal ban keliling panggilan di Kota Kupang.

Pria yang akrab disapa Ama Kudji ini memulai inovasi tambal ban keliling sejak tahun 2021, pasca Badai Seroja dan setelah bengkel tambal ban miliknya di sekitar Bundaran PU Kota Kupang digusur karena proyek pembangunan Jembatan Kembar Liliba.

"Sempat saya beralih jadi tukang bangunan karena memang dari kecil saya sudah terbiasa dengan pekerjaan itu di kampung halaman di Sabu," ungkapnya saat diwawancarai rri.co.id. Namun, kecintaan dan keahlian di bidang tambal ban membawanya kembali ke usaha tambal ban, kali ini dengan konsep yang berbeda dan lebih mobile.

Berbekal motor Honda Beat, Ama Kudji merancang dudukan khusus untuk kompresor angin agar seimbang saat dikendarai. Proses eksperimen itu tidak mudah. Ia mengaku sempat membuat beberapa eksperimen akibat ketidakseimbangan dudukan kompresor. Kini, seluruh perlengkapan seperti kunci dan alat tambal ia simpan rapi di bagasi tengah motornya.

Layanan ini ia banderol dengan tarif Rp20.000 per lubang, baik pelanggan yang datang ke pangkalannya maupun untuk layanan panggilan dalam Kota Kupang. Menurutnya, tarif ini dirancang agar pelanggan yang dekat turut membantu subsidi bagi pelanggan yang jauh, sehingga tetap terasa terjangkau.

"Saya ingin membantu orang-orang yang kesulitan di jalan. Kalau bisa semua bisa tertolong," ujarnya. Ia juga menerima panggilan tambal ban untuk sepeda, meski untuk mobil ia belum bisa menangani karena keterbatasan alat dan biaya. Namun ke depan, Ama Kudji bercita-cita untuk bisa menangani ban luar jenis tubeless dan memperluas layanannya ke mobil.

Saat ini, ia tengah merancang pengembangan usahanya dengan menggunakan kendaraan roda tiga agar lebih luas dalam membawa peralatan. Namun, keterbatasan finansial masih menjadi kendala. "Sambil cari jalan, yang penting tetap jalan dulu usaha ini untuk keluarga," ujarnya.

Ama Kudji Saat Melakukan Tambal Ban Sepeda Maupun Motor Milik Pelanggan. (Dok. Ans Netu)

Ama Kudji berharap, media seperti RRI bisa membantu mempromosikan usaha-usaha kecil seperti miliknya agar lebih dikenal dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Untuk mempermudah layanan, ia membuka akses kontak langsung melalui nomor 0853-3858-7908 bagi siapa saja yang membutuhkan jasa tambal ban keliling.

Di siang hari, Ama Kudji biasanya mangkal di depan Polresta Kupang Kota jika sedang tidak ada panggilan. Namun menjelang malam, telepon genggamnya mulai ramai dengan permintaan tambal ban, terutama dari para pekerja yang hendak bersiap untuk keesokan harinya.

Layanan tambal ban online ini juga menjangkau area pinggiran kota seperti Matani dan Tarus, dengan sedikit penyesuaian tarif. Untuk wilayah luar kota yang berdekatan, tarif tetap disamakan dengan dalam kota.

Dengan semangat pantang menyerah dan tekad untuk terus berinovasi, Ama Kudji telah menunjukkan bahwa dari keterbatasan bisa lahir solusi yang bermanfaat bagi banyak orang. (AN)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....