King MU: Tsunami Trophy atau Degradasi?

  • 24 Agt 2026 15:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Manchester United kembali mengawali perjalanan mereka di Premier League dengan hasil yang mengecewakan. Musim baru Premier League resmi digelar pada 22 Agustus 2026, dan para penggemar sepak bola langsung disuguhkan berbagai pertandingan menarik pada pekan pertama.

Salah satu laga yang paling banyak menjadi sorotan adalah pertemuan Manchester United kontra Hull City. Pertandingan tersebut menjadi perhatian besar, terutama di kalangan pendukung Setan Merah yang dikenal cukup aktif dan ramai di media sosial.

Salah satu slogan yang kerap digaungkan para penggemar Manchester United setiap musim adalah "Tsunami Trophy". Slogan tersebut menggambarkan optimisme bahwa Manchester United akan kembali membanjiri dunia sepak bola dengan berbagai gelar.

Namun, hingga kini, "Tsunami Trophy" yang selama ini digaungkan tersebut masih belum juga terwujud. Bahkan, untuk kembali mengangkat trofi Premier League saja, Manchester United harus menunggu cukup lama. Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, klub asal Manchester tersebut belum kembali menjadi juara Premier League.

Optimisme kembali muncul pada musim ini setelah Michael Carrick menangani Manchester United. Performa tim yang cukup menjanjikan pada paruh musim 2025 membuat sebagian penggemar percaya bahwa penantian panjang untuk meraih trofi akan segera berakhir.

Slogan "Tsunami Trophy" pun kembali bermunculan di media sosial. Para pendukung Manchester United berharap musim ini menjadi momentum kebangkitan klub sekaligus mengakhiri puasa gelar Premier League.

Namun, harapan tersebut langsung mendapat ujian pada pertandingan pertama.

Manchester United justru harus menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Hull City. Hasil tersebut membuat Setan Merah mengawali musim dengan langkah yang kurang meyakinkan dan untuk sementara berada di posisi ke-16 klasemen.

Posisi tersebut tentu masih sangat awal untuk dijadikan ukuran perjalanan satu musim penuh. Namun, jika melihat hasil pertandingan pertama, posisi Manchester United justru lebih dekat dengan zona degradasi daripada puncak klasemen.

Kekalahan dari Hull City langsung menjadi bahan candaan di media sosial. Sejumlah warganet mulai berspekulasi bahwa Manchester United bukan hanya gagal meraih "Tsunami Trophy", tetapi justru berpotensi terjun ke zona degradasi pada akhir musim.

Tentu saja, anggapan tersebut lebih banyak menjadi bahan lelucon di media sosial mengingat kompetisi baru memasuki pekan pertama. Masih ada perjalanan panjang dan banyak pertandingan yang harus dimainkan Manchester United.

Namun, pertanyaan menarik kini muncul: apakah slogan "Tsunami Trophy" akhirnya benar-benar menjadi kenyataan, atau justru Manchester United harus berjuang menghindari degradasi?

Jawabannya tentu baru bisa diketahui pada akhir musim. Untuk sementara, para penggemar Manchester United hanya bisa berharap kekalahan dari Hull City bukanlah pertanda buruk bagi perjalanan mereka sepanjang musim 2026/2027.(TP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....