Wasit Bobrok? Deschamps Ngamuk Prancis Gagal ke Final!

  • 16 Jul 2026 12:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Badai kontroversi menyelimuti kegagalan Prancis melangkah ke partai puncak Piala Dunia. Pelatih kepala Les Bleus, Didier Deschamps, dilaporkan sangat murka (furious) atas kepemimpinan pengadil lapangan hijau setelah timnya dipastikan tersingkir di babak semifinal.

Dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan yang emosional, Deschamps tidak mampu lagi menahan kekecewaannya. Ia secara terbuka mempertanyakan kelayakan dan kompetensi wasit yang memimpin laga krusial sebesar semifinal Piala Dunia.

"Apakah Wasit Ini Punya Level untuk Semifinal?"

Sadar bahwa melayangkan protes usai menelan kekalahan sering kali dicap sebagai alasan murahan, Deschamps awalnya sempat mencoba menahan diri. Namun, tumpukan keputusan kontroversial di lapangan membuatnya tidak bisa tinggal diam.

"Jika saya berbicara banyak hari ini, saya hanya akan terlihat seperti seorang pecundang yang banyak mengeluh karena kami kalah," ujar Deschamps dengan nada getir.

Meski begitu, ia langsung melayangkan kritik menohok yang ditujukan langsung kepada sang pengadil:

"Tapi pertanyaan yang ingin saya tanyakan kepada Anda semua adalah: apakah wasit ini memiliki level yang dibutuhkan untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia," kata Deschamps dengan nada tinggi yang menantang para jurnalis di ruangan.

Saat ditanya wartawan mengenai keputusan spesifik mana yang paling merugikan Prancis termasuk insiden penalti yang menjadi sorotan utama laga, Deschamps menegaskan bahwa masalahnya jauh lebih besar dari sekadar satu atau dua kejadian. Bagi sang pelatih gaek, wasit tersebut telah gagal mengontrol jalannya laga sejak menit awal pertandingan.

"Ini bukan hanya tentang keputusan penalti yang dipertanyakan itu. Ini adalah akumulasi dari banyak hal di sepanjang laga," kata pelatih yang sukses membawa Prancis juara dunia pada 2018 tersebut.

Kekalahan ini dipastikan meninggalkan luka mendalam bagi kubu Prancis, terutama dengan cara mereka tersingkir yang diwarnai keputusan-keputusan kontroversial dari sang pengadil lapangan. Dengan pernyataan keras ini, Deschamps dipastikan menghadapi ancaman denda dari FIFA, namun bagi sang pelatih, menyuarakan ketidakadilan jauh lebih penting daripada sekadar bermain aman.

Bagaimana menurutmu? Apakah amarah Deschamps ini sepenuhnya valid karena kepemimpinan wasit yang buruk, ataukah ini hanya reaksi frustrasi setelah Prancis gagal ke final. (TP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....