Piala Tidar 2026 Buka Jalan Generasi Emas Sepakbola dari NTT

  • 25 Jun 2026 13:48 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Sebanyak 27 tim sepak bola usia dini dari berbagai kabupaten-Kotas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil bagian dalam singgle Kupang Junior League Piala Tunas Indonesia Raya (Tidar) 2026 Seri NTT yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kota Kupang. Turnamen yang mempertemukan 12 tim kategori U-10 dan 15 tim kategori U-12 ini menjadi ajang perebutan tiket menuju Piala Tidar 2026 Seri Nasional.

Ketua Tidar Provinsi NTT, Dean Asadoma, mengatakan para juara dari kategori U-10 dan U-12 akan mewakili NTT pada kompetisi tingkat nasional. Ia menilai turnamen ini menjadi wadah penting untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda sepak bola dari seluruh wilayah NTT.

Saat membuka turnamen pada Selasa, 23 Juni 2026, Dean menyampaikan harapannya agar para peserta tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu menjadi atlet andalan daerah di masa depan. Menurutnya, anak-anak yang berlaga saat ini merupakan tunas-tunas baru olahraga NTT yang berpotensi mengharumkan nama daerah hingga level internasional.

“Saya minta, anak-anak ku, para pelatih, pendamping, orang tua, manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukan bakat anak-anak kita di dunia sepakbola. Ini kesempatan emas bagi kita untuk mendapatkan tunas-tunas muda berbakat,” kata Dean Asadoma.

Dean mengaku bersyukur karena peserta datang dari berbagai wilayah seperti Flores, Sumba, dan Timor. Kehadiran tim-tim dari berbagai daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembinaan sepak bola usia dini di NTT.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta, wasit, dan penonton untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang turnamen berlangsung. “Sikap fair play, kata dia, menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter atlet sejak usia dini,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT, Karel Muskanan menyampaikan apresiasi kepada Tidar dan Yayasan NTT BISA yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kompetisi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam pembinaan atlet berbakat sekaligus membangun karakter generasi muda.

Karel menegaskan bahwa, dukungan orang tua yang mengikutsertakan anak-anak mereka dalam turnamen merupakan keputusan yang tepat. Selain mengasah kemampuan bermain sepak bola, kompetisi seperti ini juga menjadi sarana pendidikan karakter melalui disiplin, kerja sama, dan sportivitas.

Ia menambahkan bahwa pembinaan atlet tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, sinergi antara organisasi olahraga, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dari NTT.

Karel juga berharap para wasit dapat menanamkan nilai-nilai fair play sejak awal pertandingan. Dengan begitu, semangat sportivitas yang tumbuh di lapangan dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar.

Melalui Kupang Junior League Piala Tidar 2026, NTT kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi sepak bola sejak usia dini. Turnamen ini diharapkan menjadi awal lahirnya generasi emas sepak bola NTT yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (rls/psvn/at)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....