Hukuman Rival: Barcelona Tekuk Madrid dan Segel Gelar

  • 11 Mei 2026 07:35 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Stadion Spotify Camp Nou menjadi saksi bisu dominasi total Barcelona dalam laga bertajuk El Clasico. Tidak hanya sekadar gengsi, kemenangan 2-0 atas Real Madrid pada pekan ke-35 ini resmi memberikan hukuman bagi sang rival abadi dengan memutus harapan mereka dalam perburuan gelar, sekaligus mengukuhkan Barcelona sebagai kampiun La Liga musim 2025/2026.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, namun Barcelona menunjukkan kesiapan mental yang lebih matang. "Hukuman" pertama bagi lini pertahanan Madrid datang pada menit ke-10 melalui kaki Marcus Rashford. Penyerang asal Inggris tersebut melepaskan tendangan bebas melengkung yang bersarang tepat di pojok atas gawang Thibaut Courtois. Gol tersebut seketika meruntuhkan moral tim tamu.

Tak butuh waktu lama, pada menit ke-18, skema permainan satu-dua yang apik diperagakan oleh anak asuh Hansi Flick. Ferran Torres berhasil menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan kerja sama tim yang sistematis, mengubah skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Real Madrid tampak kesulitan mengembangkan permainan, terutama setelah absennya Kylian Mbappé yang terpaksa menepi akibat cedera saat sesi latihan. Meski Jude Bellingham dan Vinícius Júnior berusaha mendobrak, pertahanan disiplin yang digalang Pau Cubarsí dan Eric García membuat serangan Los Blancos selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.

Thibaut Courtois sebenarnya tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas kedua dari Rashford. Namun, performa individu sang kiper tidak cukup untuk menghindarkan Madrid dari kekalahan pahit di kandang lawan.

Dengan hasil ini, Barcelona resmi mengoleksi gelar La Liga ke-29 mereka. Perayaan pecah di seluruh penjuru kota saat para pemain mengangkat trofi di tengah lapangan. Bagi Hansi Flick, ini adalah pembuktian atas revolusi taktik yang ia bawa ke tanah Catalan.

Bagi Real Madrid, kekalahan ini menjadi evaluasi besar. Mereka tidak hanya kehilangan poin, tetapi juga harus mengakui keunggulan strategi Barcelona yang tampil lebih efisien dan mematikan sepanjang musim ini. (TP)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....