Cristiano Ronaldo Pemain dengan Gaji Tertinggi Liga Saudi
- 30 Nov 2025 09:06 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Mantan Menteri Olahraga Arab Saudi, Pangeran Abdullah bin Mosaad memberikan pandangannya terkait Cristiano Ronaldo yang merupakan satu-satunya pemain asing di Liga Pro Saudi layak untuk menerima kompensasi finansial yang luar biasa. Penilaian ini didasarkan pada kontribusi Ronaldo, yang membela klub Al-Nassr, dalam memberikan citra positif dan menarik perhatian publik secara signifikan, suatu dampak yang dianggap tidak dapat ditandingi oleh atlet internasional lainnya.
Mantan Menteri Olahraga Arab Saudi (periode 2014–2017), Pangeran Abdullah, menyatakan peningkatan jumlah pemain asing pasca kepemimpinannya telah berdampak pada minimnya kesempatan bermain bagi talenta domestik. Pangeran Abdullah, berpandangan jika kondisi ini dapat membahayakan kesinambungan Tim Nasional Arab Saudi.
Dengan demikian, Abdullah menyoroti urgensi adanya regulasi yang mampu menyeimbangkan kualitas liga dengan pengembangan pemain lokal, sebagai bagian dari persiapan ambisius The Green Falcons untuk Piala Dunia 2034 di kandang sendiri. Dalam sesi wawancara di program Fi Al-Marama Al-Arabiya, Pangeran Abdullah bin Mosaad menyampaikan pandangannya mengenai kompensasi fantastis yang diterima Cristiano Ronaldo.
Pangeran Abdullah berpendapat efek yang ditimbulkan Ronaldo terhadap Liga Pro Saudi dan Arab Saudi sebagai negara membenarkan estimasi gaji tahunan sang bintang yang mencapai 211 juta Dolar AS. Pangeran Abdullah menggarisbawahi posisinya dengan menyataka jika Ronaldo merupakan satu-satunya pemain asing yang layak atas gajinya karena dampak yang ia hadirkan bagi liga dan negara ini.
Lebih lanjut, Pangeran Abdullah menegaskan adanya ketidakseimbangan finansial, ia mengamati sejumlah klub telah mengeluarkan biaya yang terlalu mahal untuk mendatangkan pemain internasional yang nilai kontribusinya tidak sebanding dengan gaji yang ditetapkan.
Kondisi ini, dalam pandangannya, mengharuskan adanya tinjauan dan evaluasi komprehensif untuk perbaikan kebijakan ke depannya. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....