Askab PSSI Rote Ndao Fokus Bina Talenta Muda

  • 26 Okt 2025 18:39 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Rote Ndao, Alfred Saudila, menegaskan komitmennya memperkuat fondasi sepak bola daerah. Ia menyebut pembinaan usia muda menjadi langkah strategis agar muncul pemain lokal yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Kepada RRI, Sabtu (25/10/2025), Alfred mengatakan pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting bagi Askab PSSI. Menurutnya, selama ini Rote Ndao sering bergantung pada pemain dari luar daerah dalam berbagai turnamen resmi.

“Dulu, kita kekurangan pemain lokal yang siap tanding. Sekarang fokus kita membangun dari bawah,” ujarnya. Ia menegaskan pembinaan jangka panjang akan melahirkan generasi baru sepak bola Rote Ndao.

Upaya pembinaan dilakukan melalui kompetisi berjenjang, seperti Liga Desa dan Bupati Cup. Kegiatan tersebut akan digelar rutin setiap tahun sebagai ajang seleksi dan pelatihan pemain muda.

Alfred menjelaskan, ajang lokal itu bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan. “Turnamen lokal adalah laboratorium bakat dan mental pemain muda di setiap desa,” ungkapnya.

Selain pembinaan pemain, Askab PSSI juga fokus meningkatkan kualitas pelatih di tingkat kabupaten. Ia menilai pelatih memiliki peran penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan strategi permainan tim.

“Tim kuat lahir dari pelatih yang profesional dan mengenal karakter pemainnya. Karena itu, Askab PSSI kini rutin melatih dan membina pelatih lokal agar siap di level kompetisi," kata Alfred yang juga Ketua DPRD Rote Ndao.

Sebagai bagian dari program jangka panjang, Perserond Rote Ndao kini mulai mempersiapkan diri. Mereka akan tampil dalam turnamen El Tari Memorial Cup 2025 yang digelar di Kabupaten Ende.

Untuk persiapan tersebut, Askab PSSI melibatkan pelatih profesional Devers Pingak dan unsur TNI Angkatan Darat. Keterlibatan ini diharapkan memperkuat disiplin, strategi, dan daya tahan fisik pemain selama latihan.

"Kita optimis dengan strategi pembinaan berkesinambungan, sepak bola Rote Ndao semakin berkembang. Sepak bola harus dibangun dari akar rumput, dari desa, masyarakat, dan generasi muda," ucap Alfred. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....