Gabriel Hanot, Jurnalis Prancis Pencetus Liga Champions
- 21 Okt 2025 07:51 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Sedikit yang tahu bahwa di balik gemerlapnya Liga Champions Eropaajang paling bergengsi di dunia sepak bola tersimpan kisah inspiratif dari seorang jurnalisbernama Gabriel Hanot. Ia bukan pemain, bukan pelatih, dan bukan pejabat sepak bola, melainkan seorang pemikir visioner yang ingin melihat siapa sebenarnya klub terbaik di benua biru.
Pada pertengahan tahun 1950-an, Hanot yang bekerja di surat kabar olahraga L’Équipemerasa bahwa klaim “tim terbaik Eropa” yang sering diucapkan oleh berbagai klub hanyalahomong kosong jika tidak dibuktikan di lapangan. Dari situlah muncul ide cemerlangnya: membuat kompetisi antar juara liga-liga Eropa.
Bersama rekannya, Jacques Ferran, Hanot menyusun konsep turnamen yang mempertemukanklub-klub elite dari berbagai negara. Gagasannya kemudian disambut positif oleh UEFA, dan pada musim 1955–1956, kompetisi resmi pertama pun digelar dengan nama European Champion Clubs’ Cup.
Klub Real Madrid menjadi juara pertama dan membuka era barusepak bola Eropa. Tiga dekade kemudian, pada tahun 1992, turnamen ini berevolusi menjadi UEFA Champions League, dengan format modern dan daya tarik global yang luar biasa.
Namun, akarsejarahnya tetap samaberawal dari satu ide sederhana seorang jurnalis yang inginmembuktikan siapa yang benar-benar terbaik. Kini, setiap kali anthem Liga Champions berkumandang di stadion megah Eropa, namaGabriel Hanot seakan hidup kembalimenjadi simbol bahwa sebuah ide bisa mengubahsejarah sepak bola selamanya. ( TP )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....