Satu Laga Tersisa, Sam Surridge Kejar Rekor Messi
- 11 Okt 2025 13:49 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Penyerang Nashville SC, Sam Surridge, tengah berada di ambang sejarah. Mantan pemain timnas Inggris U-21 itu telah mengoleksi 23 gol di Major League Soccer (MLS) dan hanya terpaut satu gol dari dua nama besar, Lionel Messi (Inter Miami) dan Denis Bouanga (LAFC), dalam perburuan gelar top skor musim ini.
Menurut thesun, peluang Surridge tak sepenuhnya berpihak padanya. Pemain berusia 27 tahun itu hanya memiliki satu laga tersisa, sementara Messi masih memiliki dua pertandingan dan Bouanga tiga. Lebih menarik lagi, pertandingan terakhir Nashville justru akan digelar di markas Inter Miami, pekan depan.
“Saya mungkin harus mencetak tiga gol, jadi itu tidak akan mudah. Tapi saya selalu percaya diri bisa mencetak gol. Hanya bisa disebut-sebut bersama Messi saja sudah merupakan pencapaian luar biasa,” ujar Surridge kepada SunSport.
Lahir di Berkshire, Surridge memulai kariernya di Bournemouth di bawah asuhan Eddie Howe, sebelum menjalani masa pinjaman di Weymouth, Poole Town, Yeovil, Oldham, dan Swansea. Ia sempat memperkuat Stoke City dan kemudian Nottingham Forest di Premier League, meski hanya mencetak satu gol dari 20 laga musim 2022–2023.
Segalanya berubah ketika ia hijrah ke Amerika Serikat pada 2023. Kini, Surridge menjadi ujung tombak utama Nashville SC dan baru saja mengantarkan klub itu menjuarai US Open Cup, trofi bergengsi setara Piala FA di Inggris, meski dirinya harus diusir keluar lapangan di akhir laga akibat dua kartu kuning.
Surridge mengakui bahwa keputusannya pindah ke Amerika banyak dipengaruhi oleh sosok Lionel Messi, yang bergabung dengan Inter Miami pada tahun yang sama. “Awalnya saya tidak ingin datang ke sini karena ingin tetap di Inggris. Tapi ketika Messi bergabung dengan Miami dan saya tahu Piala Dunia akan digelar di sini, saya sadar liga ini akan berkembang”, tambahnya.
Surridge pernah merasakan langsung magis sang peraih Ballon d’Or delapan kali itu dalam pertemuan sebelumnya, ketika Nashville kalah 1–2 akibat dua gol Messi, termasuk satu tendangan bebas spektakuler. Performa impresif Surridge musim ini juga tak lepas dari lahirnya sang putra, Noah, yang memberi perspektif baru dalam hidupnya.
Berbicara soal Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Surridge menilai iklim panas di wilayah selatan akan menjadi tantangan besar bagi tim-tim Eropa, termasuk Inggris. “Bermain di suhu 30 derajat tidak mudah. Anda harus tahu kapan menekan dan kapan menghemat tenaga. Tim-tim Amerika Selatan akan lebih terbiasa dengan kondisi seperti itu”, jelasnya.
Saat ini Surridge bersiap menutup musim dengan laga krusial melawan Inter Miami, sekaligus menghadapi Messi sekali lagi. “Saya akan berusaha sekuat tenaga. Jika bisa merebut gelar top skor di sini, itu akan jadi pencapaian luar biasa,” tegasnya. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....