Liga Empat ETMC 2025 Digelar di Ende
- 18 Agt 2025 16:20 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: PSSI Provinsi NTT resmi mengumumkan pelaksanaan Liga 4 El Tari Memorial Cup ke-34 Tahun 2025 bakal digelar di Kabupaten Ende. Pengumuman resmi pelaksanaan Liga 4 El Tari Memorial Cup ke-34 Tahun 2025, disampaikan Ketua Umum PSSI Provinsi NTT, Chris Mboeik dalam jumpa pers di Aula Koni NTT, Jumat (15/8/2025).
Pengumuman tersebut dihadiri Ketua KONI NTT, Josef Nae Soi, dan Ketua PSSI Kabupaten Ende, Muhammad Yadin Puarake dan para Esco PSSI NTT. Ketua Umum Koni NTT, Josef Nae Soi yang memimpin jumpa perss tersebut mengakui bahwa, penentuan tuan rumah ETMC Tahun 2025 sempat terjadi polemic.
Menurutnya, polemic tersebut merupakan sebuah dinamika dan merupakan bagian dari proses olahraga yang professional. “Bilamana terjadi sesuatu perbedaan pendapat itu biasalah, apalagai jadi tuan rumah,” kata Ketua Koni NTT.
“Jadi mudah-mudahan Ketua PSSI Ende dan Ketua PSSI NTT Pa Kris bersama-sama memutuskan mana yang terbaik, apakah di Ende atau di Kupang. Juga akan menyampaikan hasil pertemuan saya Pa Bupati Ende dan Ketua DPRD Ende, untuk diputuskan tuan rumah, itu menjadi kewenangan PSSI NTT,” kata Josef Nae Soi.
Sementara itu, Ketua PSSI NTT, Chris Mboeik mengatakan, semua dinamika yang sempat terjadi telah selesai dibahas. Menurut Chris Mboeik, PSSI Provinsi NTT sempat bersurat ke PSSI Kabupaten Ende terkait pembatalan pelaksanaan Liga 4 ETMC di Ende.
Akan tetapi menurutnya, semua dinamika tersebut telah selesai dibahas bersama Esco PSSI NTT. Ia memastikan bahwa, Liga 4 ETMC 2025 tetap digelar di Ende, dengan catatat harus ada kesepakatan tertulis antara Pemerintah dan DPRD Kabupaten Ende terkait anggaran pelaksanaannya.
“Tadi kami sudah membahas dengan esco sebelum kami sampaikan konfrensi pers ini. Jadi secara umum kita sudah bersepakatan untuk mengembalikan tuan rumah ETMC tetapi di Ende,” ujar Ketua PSSI NTT, Chris Mboeik, disambut tepuk tangan meriah awak media dan peserta lain yang hadir.
Ketua PSSI Kabupaten Ende, Muhammad Yadin Puarake dalam jumpa pers tersebut mengatakan, pihaknya sudah mendapat kepastian bahwa Pemerintah dan DPRD Ende bersepakat agar ETMC 2025 tetap terlaksana di Kabupaten Ende. Akan tetapi menurutnya secara organisasi, keputusan resmi tersebut merupakan kewenangan dari PSSI Provinsi NTT melalui sebuah surat resmi, agar diketahui bersama dan diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
“Saya dapat informasi dari Pa Bupati, mengirimkan video pada saya, Pa Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, dan juga anggota dewan, dalam video tersebut mereka menyatakan kesiapan dan juga anggaran akan dibicarakan bersama-sama antara Bupati dan DPRD Kabupaten Ende. Dan kemudian saya meminta klarifikasi dari DPRD bahwa video ini benar-benar mewakili keinginan masyarakat melalui DPRD,” katanya.
“Dan konfirmasi DPRD dan Pemerintah sudah bersepakat secara bersama, makanya saya menyampaikan kepada media bahwa, kalau sudah duduk bersama antara Bupati dan DPRD sudah sepakat maka secara jelas saya sampaikan bahwa, Ende kembali menjadi tuan rumah ETMC Tahun 2025. Keputusan selanjutnya kita masih menunggu surat resmi dari PSSI Provinsi NTT,” kata ketua PSSI Kabupaten Ende.
Menanggapi polemik dan kapastian tuan rumah pelaksanaan ETMC ke-34 Tahun 2025, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, Pemerintah tidak ingin mencampuri hal tersebut. Ia menyerahkan keputusan tersebut kepada induk organsasi sepakbola yakni PSSI Provinsi NTT.
“ETMC saya dengar sudah ada kemajuan di Ende, tinggal saja nanti kita tunggu dari Asprov. Sudah ada kemajuan, sudah ada pembicaraan terhadap DPRD dan Pemda, tadi malam saya sudah dapat laporan dari Pa Yadin ketua PSSI Ende, dan tahap terakhir mungkin masih menunggu surat dari Asprov bahwa yang sudah disepakati itu bisa diteruskan lagi,” ujar Gubernur NTT.
“Tapi sekali lagi kita tunggu dari PSSI NTT, karena kami dari Pemerintah tidak boleh intervensi, itu kewenangan penuh dari PSSI sebagai induk organisasi,” ujar Gubernur NTT. Harapan besar masyarakat Ende melalui Ketua PSSI Kabupaten Ende bahwa even tahun bergengsi tingkat provinsi NTT tersebut tetap terlaksana di Bumi Pancasila. (at).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....