Lautaro Sempat Menangis, Lalu Antarkan Inter ke Final
- 11 Mei 2025 16:17 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Lautaro Martinez mengungkap perasaannya usai laga dramatis. Ia mengaku sempat menangis karena takut tak bisa bermain.
“Dua hari saya menangis di rumah,” kata Lautaro. Ia takut cedera menghalanginya membela Inter di leg kedua.
Namun ia memilih melawan rasa sakit demi tim. Ia menjalani dua sesi latihan per hari sebelum laga.
“Saya berjanji pada keluarga akan bermain,” ujarnya. Bahkan ibunya terus menelepon karena sangat khawatir.
Ia mengaku tampil dengan perban ketat membalut pahanya. Tapi demi Inter, ia ingin berada di lapangan.
“Saya tak merasa baik, tapi saya tak peduli,” katanya. Lautaro tahu, ini momen yang tak bisa dilewatkan.
Setelah pertandingan, ia langsung menjalani pemulihan. Tim medis mulai fokus persiapan jelang laga final.
“Kami ingin menjuarai kompetisi ini sejak awal,” katanya. Inter kini tinggal selangkah menuju impian tersebut.
San Siro jadi saksi perjuangan tanpa henti tim biru-hitam. Mereka kembali ke final setelah tiga tahun menunggu.
Inter berhasil menyingkirkan Barcelona secara heroik. Lautaro pun dianggap sebagai simbol semangat tim.
Dengan Lautaro sebagai pemimpin, Inter kembali menatap sejarah. Satu laga lagi, satu kemenangan lagi, untuk kejayaan Eropa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....