Film Tepatilah Janji Resmi Tayang: Edukasi Pilkada Semua Kalangan

  • 10 Sep 2024 22:35 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Berikan edukasi bagi masyarakat semua kalangan dengan kategori usia siap mengikuti pesta Pilkada 2024 mendatang, KPU bekerja sama dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Creative, dan Garin Workshop kembali merilis film komedi drama berjudul Tepatilah Janji.

Film ini merupakan film bertema Pilkada, dalam acara Nonton Bareng penayangan film Tepatilah Janji di Bioskop Cinepolis Lippo Plaza Kupang, Produser Rina Damayanti mengatakan, film ini diperankan dengan tokoh yang mewakili semua segmen dalam pilkada.

“Sehingga nanti kalau yang nonton itu adalah caleg atau calon bupati, maka dia bisa melihat bagaimana dia menjadi calon pemimpin. Kalau ibu-ibu ada Ibu Pertiwi, Farah dan Tari. Di dalam keluarga sebagai istri, anak, adik, kaka didalam keluarga bisa mendampingi. Jadi kita bisa mendukung siapa yang benar, tidak asal mendukung. Jadi semua mewakili berbagai macam lapisan masyarakat,” ucapnya, Selasa (10/9/2024).

Rina mengatakan, film ini juga mengajarkan agar semua segmen menggunakan hak pilkada dengan memperhatikan rekam jejak dan mendapatkan pemimpin yang memajukan NTT.

“Benar-benar memperhatikan janji-janji pemimpin dan menjadikan kita pemilih yang kritis,” ucapnya.

Sementara itu salah satu aktris pemain film Tepatilah Janji, Bima Zeno yang berperan sebagai (Adam) mengatakan, film ini merupakan sebuah simulasi dan contoh kasus yang terjadi sebelum pilkada.

“Beberapa contoh kasus yang ditampilkan untuk mengedukasi masyarakat terkhususnya kaum pemula tentang politik dinasti dan many politik yang harus dijauhi. Gampang dicerna. Harapannya semua nonton supaya bisa menjadi anak-anak muda yang melek politik, tidak percaya hoax dan jadi pemilih yang cerdas sehingga pemimpin, kita punya yang berkualitas dan berkoalisi dengan rakyat,” kata Bima.

Film ini Menurut Faradina Mufti yang juga sebagai aktris film Tepatilah Janji berperan sebagai (Tari) mengatakan, karya ini dianggap sebagai acuan menjadi pemilih cerdas dan media yang paling ringan untuk ikut membangun daerah lebih baik.

“Menjadi acuan kita pemilih pemula untuk tergerak hatinya, harapannya semoga semua berjalan lancar, damai, tenang, adil dan terbuka,” tambahnya.

Lebih jauh aktris Siti Fauziah yang berperan sebagai Rahayu menjelaskan, politik tidak terjadi di gedung besar melainkan dari percakapan diri sendiri baik di rumah, sekolah, antar teman dan lainnya.

“Mari sama-sama mengawasi, mengawal bersama sehinga terjadilah film Tepatilah Janji,” ujarnya.

Melalui film Tepatilah janji yang bertemakan edukasi politik ini Ketua KPU NTT Jemris Fointuna memberikan apresiasi yang dianggap sangat berpengaruh terhadap proses pilkada yang berlangsung dimana edukasi adalah salah satu cara dalam suksesnya pilkada.

“Ada pesan kepada para bakal calon agar berhati-hati dan memberikan pemaham bagi masyarakat. Masyarakat harus menentukan pilihan dengan kecerdasan bukan berdasarkan ajakan atau rayuan hal yang sifatnya ada hoax dan bagi-bagi amplop. Semua memilih berdasarkan referensi visi, misi dan program. Bagi kami penyelenggara pilkada, kami dapat edukasi sehingga bisa mengelola dinamika yang ada untuk menjaga integritas dan netralitas,” jelas Jemris.

Akhir cerita film Tepatilah Janji memberikan pesan penting bagi para caleg dimana akan ada hasil kompetisi para pemimpin baik menang maupun kalah tetapi tetap ada kebahagiaan yang diterima dengan gembira dan kritis bukan sebuah pertentangan.

Film ini disutradarai oleh Garin Nugroho dan dibintangi oleh Ibnu Jamil, Cut Mini, Shenina Cinnamon, Bima Zeno, Kevin Abani, Faradina Mufti,Givina Lukita, Siti Fauziah, serta Trio Timus: Theresia WD, Asriuni Pradipta, dan Irene Vista. Penayangan perdana dilakukan pada Jumat malam, 9 Agustus 2024, di Epicentrum XXI, Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

Film Tepatilah Janji berkisah tentang keluarga Bu Pertiwi (Cut Mini) dengan tiga anaknya. Politik masuk ke keluarga ini ketika putra tertuanya, Adam (Bima Zeno) naik sebagai lurah.

Pilkada yang diikuti Adam penuh kompetisi serta kompleksitas laku politik tanpa etika. Situasi ini membawa reaksi beragam dari istri Adam, Tari (Faradina Mufti), dan adik-adiknya, Isham (Kevin Abani) dan Sekar (Shenina Cinnamon).

Cerita berlanjut tidak hanya tentang drama politik, tapi menjadi drama komedi dan drama percintaan. Urusan cinta ibu Pertiwi dengan Pak Janji (Ibnu Jamil) yang belum menemui ujung, sekaligus dirumitkan dengan eforia penduduk desa dan calo politik serta isu politik dinasti yang menyebar ke desa dengan adanya media sosial bercampur gosip desa. Kisah yang menguji proses, etika, serta laku pemimpin dan warga dalam Pilkada yang sudah mendekat.

Film Tepatilah Janji akan tayang terbatas di bioskop-bioskop tanah air, serta beberapa televisi nasional dan OTT. Selain itu, pemutaran keliling juga akandilakukan di ruang-ruang publik, ruang-ruang pemutaran alternatif, dan layar tancap di berbagai daerah di tanah air. (CS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....