Pemkab Rote Ndao, ARUNGI dan SurfAid Kembali Bahas Program NuFRN

  • 05 Okt 2026 21:44 WIB
  •  Kupang
Poin Utama
  • Pemkab Rote Ndao, yayasan ARUNGI, dan SurfAid melakukan pertemuan membahas pengembangan program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN) pada 5 Oktober 2026.
  • Program NuFRN berfokus pada empat pilar utama: ketahanan pangan, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim di Kabupaten Rote Ndao.
  • Pertemuan merupakan audiensi persiapan fase awal pelaksanaan program di tingkat kabupaten dengan melibatkan stakeholder kunci.

RRI.CO.ID, Rote - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao bersama yayasan ARUNGI dan SurfAid kembali membahas pengembangan program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Bupati pada Senin, 5 Oktober 2026.

Pembahasan berlangsung dalam audiensi persiapan fase awal program di Kabupaten Rote Ndao. Program tersebut berfokus pada ketahanan pangan, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim.

NuFRN merupakan pengembangan Program ARUNGI yang mengintegrasikan pertanian, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim. Program ini diarahkan meningkatkan ketahanan pangan dan penghidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Program tersebut secara khusus menyasar perempuan dan anak usia dini di wilayah terpencil Rote Ndao. Pendekatan program juga diarahkan memperkuat kemampuan masyarakat menghadapi tantangan perubahan iklim.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk meminta konsep program dipelajari secara serius oleh pemerintah daerah. Ia menilai pendekatan tersebut perlu mendukung pengembangan pertanian yang berbasis riset.

“Konsep program dipelajari secara serius,” kata Paulus Henuk dalam audiensi tersebut. Pemerintah daerah juga menyiapkan koordinasi lintas perangkat daerah untuk mendukung pelaksanaannya.

Pemkab Rote Ndao akan membentuk tim koordinasi bersama ARUNGI untuk memperkuat pelaksanaan program. Tim tersebut diharapkan mempelajari mekanisme NuFRN untuk dikembangkan dalam program pemerintah daerah.

Tim ARUNGI juga akan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat kondisi wilayah dan potensi pertanian. Kunjungan tersebut mencakup kondisi tanah, sumber air, dan berbagai potensi pertanian masyarakat. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....