Juara PKS, Siswa SMA 5 Buktikan Arti Disiplin dan Kebersamaan

  • 30 Sep 2026 19:28 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kemenangan siswa Pramuka SMA Negeri 5 Kota Kupang dalam lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMA sederajat bukan hanya menghasilkan piala, tetapi juga membawa nilai kedisiplinan dan kebersamaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan dalam dialog Spada Talking Pro 2 RRI Kupang, Rabu 30 September 2026. Para siswa mengaku latihan untuk lomba PKS membuat mereka terbiasa datang tepat waktu, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap tugas, bekerja sama, serta lebih sigap dalam menjalankan instruksi.

Pelatih tim PKS SMAN 5 Kota Kupang, mengatakan kedisiplinan menjadi salah satu nilai utama yang ditekankan selama proses latihan. Menurutnya, teknik dan strategi tidak akan berjalan maksimal apabila anggota tim tidak memiliki kedisiplinan.

Selain disiplin, kebersamaan menjadi nilai penting yang ingin ditanamkan kepada para siswa. Ia menyebut lomba PKS bukan sekadar membentuk barisan yang rapi, tetapi menjadi proses untuk menyatukan banyak individu dalam satu irama serta membangun rasa kekeluargaan di dalam tim.

Nilai tersebut kemudian dirasakan langsung oleh para siswa. Mereka menyebut latihan PKS membantu membentuk kebiasaan positif, mulai dari disiplin waktu dan berpakaian hingga menaati kesepakatan, bertanggung jawab, menghargai anggota tim, serta membangun rasa percaya satu sama lain.

Salah seorang siswa juga mengaku proses latihan membuatnya belajar lebih sabar dalam menghadapi orang lain. Perbedaan karakter antaranggota menjadi pengalaman untuk memahami bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam menerima teguran maupun tekanan selama latihan.

Dukungan sekolah dan orang tua turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim menuju perlombaan. Pihak sekolah memberikan dukungan pendanaan untuk kebutuhan operasional, sementara kehadiran orang tua saat menyaksikan pertandingan dinilai mampu memberikan dorongan mental bagi para siswa ketika tampil.

Bagi para siswa, kemenangan dalam lomba PKS juga tidak menjadi alasan untuk cepat berpuas diri. Mereka ingin menjadikan kekurangan selama latihan dan perlombaan sebagai bahan evaluasi agar dapat tampil lebih baik dalam kompetisi berikutnya.

Sementara itu, pesan yang disampaikan kepada pelajar di Kota Kupang dan NTT adalah keberanian untuk mencoba hal baru. Para siswa menilai kemampuan yang awalnya belum dikuasai dapat berkembang melalui kemauan belajar, latihan, serta dukungan dari orang-orang di sekitar. (HM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....