Tak Direncanakan, Pramuka SMA 5 Raih Juara PKS
- 30 Sep 2026 19:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Prestasi membanggakan diraih siswa Pramuka SMA Negeri 5 Kota Kupang setelah berhasil menjadi juara pertama lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMA sederajat dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Polresta Kupang Kota.
Menariknya, keikutsertaan siswa SMA Negeri 5 Kota Kupang dalam perlombaan tersebut bermula dari ajakan yang datang secara tiba-tiba. Dalam dialog Spada Talking Pro 2 RRI Kupang, Rabu 30 September 2026, perwakilan siswa dan pelatih mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka tidak memiliki rencana untuk mengikuti lomba PKS tersebut.
| Baca juga: SMA Negeri 1 Lobalain Gelar Sosialisasi SPMB |
Pelatih sekaligus alumni SMA Negeri 5 Kota Kupang, mengatakan keputusan mengikuti perlombaan diambil setelah memperoleh informasi bahwa anggota Pramuka diperbolehkan mewakili sekolah dalam lomba PKS. Setelah mendapatkan kepastian tersebut, para siswa kemudian diminta mempersiapkan tim dan mengikuti latihan secara serius.
Meski persiapan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, para siswa tetap memasang target untuk memberikan penampilan terbaik. Bagi mereka, kemenangan bukan semata-mata tentang membawa pulang piala, tetapi menjadi pembuktian terhadap hasil latihan, kedisiplinan, kekompakan, kerja keras, serta pengalaman yang diperoleh selama mengikuti perlombaan.
Dalam proses latihan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menjaga ketepatan tempo, keselarasan gerakan, formasi, serta menguasai 12 gerakan tangan lalu lintas. Kondisi fisik juga menjadi perhatian karena latihan dilakukan di bawah terik matahari sehingga para siswa harus menjaga stamina agar tetap fit menjelang perlombaan.
Untuk mempersiapkan mental bertanding, latihan bahkan dilakukan di tengah lingkungan sekolah yang ramai. Para siswa sengaja berlatih ketika banyak aktivitas berlangsung untuk membiasakan diri menghadapi suara dan gangguan yang berpotensi mengurangi konsentrasi saat perlombaan.
Wiri menilai keberhasilan tim tidak terlepas dari komitmen para siswa yang mampu membagi waktu antara sekolah, persiapan akademik, aktivitas di rumah, dan latihan. Bahkan, latihan dilakukan dua kali dalam sehari sehingga para siswa harus mengorbankan sebagian waktu istirahat mereka.
Kemenangan tersebut akhirnya menjadi bukti bahwa keputusan mengikuti perlombaan secara spontan dapat menghasilkan pengalaman sekaligus prestasi. Para siswa SMA Negeri 5 Kota Kupang kini menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi berbagai perlombaan berikutnya dengan target tetap memberikan kemampuan terbaik. (HM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....