FCE 2026 Hadirkan Pengalaman Baru bagi Pengunjung

  • 28 Sep 2026 20:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 disiapkan dengan konsep yang tidak sekadar menghadirkan stan penjualan produk UMKM. Pengunjung akan diajak menikmati rangkaian pengalaman melalui pameran, pertunjukan, talk show, kompetisi hingga master class yang mengangkat potensi ekonomi kreatif Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan Qais F. Azhar dalam dialog Sore Ceria Talk Space Pro 2 RRI Kupang, Senin 28 September 2026. FCE 2026 akan berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 di Lippo Plaza Kupang dengan mengangkat wastra, kopi, serta makanan dan minuman sebagai sejumlah komoditas utama.

Qais menjelaskan, konsep FCE dibangun melalui beberapa tahapan pengalaman bagi pengunjung, mulai dari menarik minat masyarakat untuk datang, mengajak mereka mencoba berbagai aktivitas, hingga mengenalkan produk UMKM yang dapat dibeli. Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah galeri kopi untuk memperkenalkan berbagai jenis kopi NTT, mulai dari asal, karakter rasa hingga produk yang dihasilkan.

Pada sektor wastra, FCE akan menghadirkan talk show yang membahas penggunaan tenun dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan wastra tidak hanya ditempatkan sebagai pakaian untuk acara adat atau seremoni, tetapi juga dapat dipadukan dengan gaya berpakaian sehari-hari.

Sementara pada sektor kopi, pengunjung akan mendapatkan pengalaman melalui master class dan kompetisi mixology. Kopi akan dikreasikan dengan berbagai bahan lain, termasuk konsep minuman seperti espresso yang dipadukan dengan soda, jahe maupun cita rasa buah.

FCE juga mengangkat isu cabai dari sisi ekonomi dan konsumsi. Qais menjelaskan, masyarakat akan diperkenalkan pada pemanfaatan produk turunan cabai seperti bubuk dan pasta sebagai alternatif penggunaan cabai segar, sekaligus bagian dari upaya memperkenalkan hilirisasi komoditas.

Selain itu, penggunaan QRIS menjadi bagian dari pengalaman transaksi di area UMKM. Menurut Qais, pembayaran digital dapat memberikan kemudahan bagi konsumen sekaligus membantu pelaku UMKM mencatat transaksi secara lebih rapi.

Dengan berbagai aktivitas tersebut, FCE 2026 diarahkan menjadi ruang bertemunya karya, budaya, edukasi dan aktivitas ekonomi. Masyarakat tidak hanya datang untuk melihat produk, tetapi juga dapat mencoba, belajar, bertransaksi dan mengenal lebih jauh potensi ekonomi kreatif yang berkembang di NTT. (HM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....