Cegah Kebakaran, PLN Minta Warga Kupang Kontrol Instalasi Listrik Rumah
- 21 Sep 2026 14:13 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Menghadapi puncak musim kemarau, PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran. Selain kondisi lingkungan yang mengering, keandalan dan penggunaan instalasi listrik di dalam rumah perlu menjadi perhatian utama agar musibah dapat dicegah sedini mungkin.
Himbauan ini disampaikan dalam dialog Kupang Menyapa di RRI Kupang bertajuk "Belajar dari Kebakaran Kuanino: Kesiapsiagaan Kupang Menghadapi Musim Panas dan Risiko Kebakaran", Jumat, 18 September 2026.
Manager PLN ULP Kupang, I Made Dedik P. Satriadi, menjelaskan bahwa batas kewenangan PLN berada pada jaringan distribusi hingga ke meteran listrik (kWh meter) pelanggan. Adapun instalasi listrik setelah meteran merupakan tanggung jawab pemilik rumah.
"Listrik memberi banyak kemudahan, tetapi juga menyimpan risiko tinggi jika tidak digunakan secara bijak. Mulai dari korsleting yang memicu kebakaran hingga bahaya keselamatan jiwa. Kami mengajak masyarakat memastikan penggunaan listrik tetap aman dan sesuai kebutuhan," ujar Dedik.
Ia membagikan beberapa potensi risiko yang sering menjadi pemicu gangguan kelistrikan di rumah:
1. Terminal Listrik Bertumpuk: Menggunakan satu stopkontak untuk banyak beban elektronik sekaligus.
2. Kabel Tidak Sesuai Spesifikasi: Menggunakan kabel yang tidak memenuhi standar SNI atau tidak sesuai kapasitas daya.
3. Beban Berlebihan : Menjalankan perangkat berdaya besar secara bersamaan melebihi kapasitas instalasi.
4. Modifikasi Mandiri: Mengubah atau merakit jalur listrik tanpa pendampingan tenaga ahli.
Jika masyarakat menemukan indikasi masalah seperti percikan api pada stopkontak atau saklar utama (MCB) yang sering turun disarankan segera menghubungi tenaga listrik profesional untuk pemeriksaan.
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Indra, Prakirawan Iklim Stasiun Klimatologi Kelas 1 NTT -BMKG, memaparkan bahwa wilayah Nusa Tenggara Timur saat ini berada pada puncak kemarau (Agustus–September). Angin kencang dan suhu tinggi mempercepat penyebaran api, sehingga masyarakat diimbau rutin memantau prakiraan cuaca BMKG.
Sementara itu Frids A. Kodji dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang mengingatkan agar warga menghindari kebiasaan membakar sampah atau membuka lahan tanpa pengawasan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan jaringan sembari mengajak keterlibatan aktif warga.
"Keselamatan kelistrikan adalah tanggung jawab bersama. PLN fokus memastikan jaringan distribusi tetap prima, namun kami sangat membutuhkan peran warga untuk tertib merawat instalasi rumah dan menjauhi aktivitas pembakaran di sekitar jalur listrik," kata Eko.
Sekadar Informasi bahwa apabila terjadi potensi gangguan atau kebutuhan kelistrikan lainnya maka masyarakat bisa melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....